Soal Sampah di Kota Lhokseumawe Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah
- 28 Feb 2026 08:21 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Fenomena peningkatan volume sampah selama bulan suci Ramadhan kembali terjadi di Lhokseumawe.
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik, jumlah sampah rumah tangga dan sampah pasar dilaporkan meningkat hingga dua kali lipat dibanding hari biasa. Kondisi ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif,Sabtu 28 februari 2026.
Anggota DPRK Lhokseumawe, Haji Jailani Usman, angkat bicara menyikapi persoalan tersebut. Ia menyebutkan bahwa lonjakan volume sampah saat Ramadhan merupakan fenomena tahunan yang harus diantisipasi secara matang oleh pemerintah daerah agar tidak menimbulkan dampak lingkungan dan gangguan kenyamanan masyarakat.
Menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Lhokseumawe harus lebih sigap dalam melakukan persiapan, baik dari segi armada pengangkut maupun kesiapan petugas di lapangan.
“Setiap Ramadhan sampah meningkat signifikan, sehingga perlu perencanaan ekstra agar tidak terjadi penumpukan di berbagai titik,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kesiapan armada pengangkut sampah sangat menentukan kelancaran proses pembersihan. Selain itu, penambahan jam kerja atau penyesuaian jadwal pengangkutan di waktu-waktu tertentu juga dinilai perlu, mengingat aktivitas masyarakat cenderung meningkat pada sore hingga malam hari menjelang berbuka puasa.
Tak hanya pemerintah, Haji Jailani juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama di pinggir jalan atau lokasi yang bukan tempat pembuangan resmi, karena dapat mengganggu pengguna jalan serta merusak estetika kota.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Ramadhan sebagai waktu meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan persoalan sampah di Kota Lhokseumawe selama bulan suci dapat tertangani dengan baik sehingga kenyamanan dan keindahan kota tetap terjaga.