Manfaat Makan Manis saat Berbuka Puasa
- 04 Mar 2026 19:59 WIB
- Lhokseumawe
RRI.CO.ID, Lhokseumawe - Berbuka puasa dengan makanan manis sudah menjadi kebiasaan yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad disebutkan menganjurkan berbuka dengan kurma atau air. Tradisi ini bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan yang telah banyak dijelaskan oleh para ahli gizi.
Setelah seharian menahan lapar dan haus, kadar gula darah dalam tubuh cenderung menurun. Mengonsumsi makanan manis saat berbuka dapat membantu mengembalikan kadar gula darah dengan cepat, sehingga tubuh kembali berenergi. Sumber gula alami seperti kurma, madu, atau buah-buahan menjadi pilihan yang baik karena mengandung nutrisi tambahan seperti serat, vitamin, dan mineral.
Selain mengembalikan energi, makanan manis juga membantu tubuh lebih siap menerima asupan makanan berat setelahnya. Dengan kadar gula darah yang mulai stabil, tubuh tidak akan terlalu “kaget” saat menerima makanan utama. Hal ini dapat mengurangi risiko pusing atau lemas yang sering dirasakan sebagian orang saat berbuka.
Namun demikian, para ahli mengingatkan agar konsumsi makanan manis tetap dalam batas wajar. Terlalu banyak mengonsumsi gula justru dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang berlebihan dan berisiko bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes. Oleh karena itu, penting memilih makanan manis alami dan tidak berlebihan dalam penyajiannya.
Dengan memperhatikan jenis dan jumlahnya, makan manis saat berbuka puasa dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Selain mengikuti sunnah, kebiasaan ini juga membantu memulihkan energi secara bertahap setelah berpuasa seharian, sehingga ibadah di malam hari dapat dijalankan dengan lebih optimal.