Penderita Diabetes Tetap Bisa Makan Cokelat, Ini Pilihan yang Disarankan

  • 09 Mar 2026 14:56 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Cokelat merupakan salah satu makanan manis yang digemari banyak orang. Namun bagi penderita diabetes, konsumsi makanan manis sering kali menjadi kekhawatiran karena dapat memicu kenaikan kadar gula darah. Meski begitu, penderita diabetes sebenarnya masih bisa menikmati cokelat, asalkan memilih jenis yang tepat dan mengonsumsinya dalam jumlah wajar.

Secara umum, cokelat dibuat dari campuran kakao, mentega kakao, gula, serta susu atau bahan tambahan lainnya. Kandungan gula inilah yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah jika dikonsumsi berlebihan. Oleh karena itu, penderita diabetes dianjurkan lebih selektif dalam memilih jenis cokelat yang akan dikonsumsi.

Dark Chocolate Dinilai Lebih Aman

Para ahli gizi menilai bahwa dark chocolate atau cokelat hitam merupakan pilihan yang relatif lebih aman bagi penderita diabetes dibandingkan jenis cokelat lainnya. Hal ini karena dark chocolate memiliki kandungan kakao yang lebih tinggi dan kadar gula tambahan yang lebih rendah.

Ahli gizi Mary Ellen Phipps menjelaskan bahwa cokelat hitam termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat seperti makanan dengan indeks glikemik tinggi.

Produk cokelat yang mengandung 70 hingga 85 persen kakao biasanya dianggap sebagai dark chocolate. Jenis cokelat ini cenderung mengandung lebih sedikit gula, tetapi lebih kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Kandungan Kakao yang Bermanfaat

Biji kakao mengandung berbagai nutrisi penting seperti kalium, zat besi, magnesium, dan antioksidan polifenol. Senyawa ini diketahui dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, memperbaiki aliran darah, serta mendukung kesehatan jantung.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi cokelat hitam secara teratur dalam jumlah moderat dapat berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Agar tetap aman bagi penderita diabetes, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi cokelat, antara lain:

  1. Pilih cokelat dengan kandungan kakao minimal 70 persen.
  2. Batasi porsi konsumsi, misalnya sekitar 1–2 ons per kali makan.
  3. Hindari cokelat dengan tambahan gula tinggi, seperti karamel atau krim.
  4. Pilih cokelat dengan pemanis alternatif, seperti stevia atau monk fruit.
  5. Konsumsi bersama makanan kaya protein, misalnya kacang-kacangan, untuk membantu memperlambat penyerapan gula.

Meskipun dark chocolate dinilai lebih aman, penderita diabetes tetap perlu mengonsumsinya secara bijak. Konsumsi berlebihan tetap dapat meningkatkan asupan kalori dan gula, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kadar gula darah.

Dengan memilih jenis cokelat yang tepat dan mengatur porsi konsumsi, penderita diabetes masih dapat menikmati cokelat sebagai camilan tanpa harus mengorbankan kesehatan. (DMR)

Rekomendasi Berita