Ini Dia Doa Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap dengan Artinya

  • 10 Mar 2026 14:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap umat Muslim yang mampu dan dilaksanakan pada bulan Ramadan hingga sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Zakat ini berfungsi untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa sekaligus membantu kaum fakir dan miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.

Setiap kepala keluarga biasanya menunaikan zakat fitrah untuk dirinya sendiri maupun anggota keluarganya, termasuk anak-anak. Dalam pelaksanaannya, terdapat bacaan niat zakat fitrah yang berbeda, termasuk ketika membayarkan zakat untuk anak laki-laki maupun anak perempuan. Zakat fitrah sendiri adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim pada akhir bulan Ramadan. Besaran zakat fitrah umumnya berupa bahan makanan pokok seperti beras sebanyak sekitar 2,5 kilogram atau 3,5 liter per orang, atau dapat diganti dengan uang senilai makanan pokok tersebut sesuai ketentuan yang berlaku di daerah masing-masing.

Mengutip laman Lazismu UMS, dalil mengenai zakat fitrah dijelaskan dalam hadis riwayat Muslim:

Dari Abdullah Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitri pada bulan Ramadhan atas setiap jiwa orang Muslim, baik merdeka atau budak, laki-laki atau wanita, kecil atau besar, sebanyak satu sha' kurma atau gandum (HR Muslim).

Tujuan zakat fitrah antara lain:

  • Membersihkan diri dari kesalahan selama berpuasa
  • Menyempurnakan ibadah Ramadan
  • Membantu kaum dhuafa dan fakir miskin
  • Menumbuhkan rasa kepedulian sosial

Mengacu pada buku Kumpulan Doa-doa Dilengkapi Yasin, Tahlil dan Al Asmaul Husna karya Achmad Munib M.Si, berikut bacaan niat zakat fitrah lengkap untuk anak laki-laki dan perempuan dalam bahasa Arab dan artinya.

Selain untuk anak, ada pula bacaan niat berbeda untuk diri sendiri, istri.

1. Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ وَلَدِي (....) فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."

2. Niat zakat fitrah untuk anak perempuan

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِي (....) فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku.... (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala."

3. Niat zakat fitrah untuk diri sendiri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ نَفْسِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta'ala."

4. Niat zakat fitrah untuk istri

نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ زَوْجَتِي فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta'ala."

Waktu Terbaik Membayar Zakat Fitrah

Zakat fitrah dapat dibayarkan sejak awal Ramadan, tetapi waktu yang paling utama adalah menjelang pelaksanaan salat Idulfitri. Namun, zakat harus sudah ditunaikan sebelum salat Id agar tetap dihitung sebagai zakat fitrah.

Jika dibayarkan setelah salat Idulfitri, maka hukumnya berubah menjadi sedekah biasa, bukan lagi zakat fitrah.

Membayarkan zakat fitrah atas nama anak juga menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengenalkan nilai-nilai keislaman sejak dini. Anak dapat diajarkan tentang pentingnya berbagi, kepedulian sosial, serta kewajiban umat Islam dalam membantu sesama.

Dengan memahami makna zakat fitrah, diharapkan anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang dermawan dan memiliki rasa empati terhadap orang lain. (DMR)

Rekomendasi Berita