Integrated Farming Hasilkan Pangan hingga Energi Alternatif

  • 23 Feb 2026 08:58 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Konsep pertanian terpadu atau integrated farming dinilai mampu menghasilkan berbagai kebutuhan penting sekaligus, mulai dari pangan hingga energi alternatif. Hal ini disampaikan oleh Sandjoko Tanoyo dalam dialog Green Radio di RRI Pro 1 Madiun pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Menurut Sandjoko, sistem The Gade Integrated Farming menggabungkan empat unsur utama, yaitu tanaman, peternakan, perikanan, dan manusia dalam satu kesatuan yang saling mendukung. Sistem ini dirancang agar setiap unsur dapat memenuhi kebutuhan unsur lainnya.

Ia menjelaskan, dari sistem tersebut dihasilkan empat produk utama, yaitu food sebagai makanan manusia, feed sebagai pakan ternak, fertilizer sebagai pupuk, serta fuel berupa energi alternatif seperti biogas. Produk-produk ini dihasilkan dari proses yang saling terhubung dalam satu siklus.

“Tanaman menyediakan makanan bagi manusia dan juga pakan ternak. Sebaliknya, limbah dari ternak dan perikanan dapat dimanfaatkan menjadi pupuk,” ujarnya saat berdialog dengan RRI Madiun. Dengan demikian, limbah tidak terbuang percuma, melainkan menjadi sumber daya yang bermanfaat.

Selain menghasilkan pangan, sistem ini juga membantu petani mengurangi biaya produksi. Petani tidak perlu membeli pupuk atau pakan secara berlebihan karena dapat memanfaatkan hasil dari sistem yang mereka kelola sendiri.

Untuk mendukung penerapan konsep tersebut, pihaknya melakukan pelatihan kepada petani di Desa Bedek, Kabupaen Madiun dan sekitarnya. Pelatihan ini bertujuan agar petani memahami cara mengelola pertanian secara terpadu dan berkelanjutan.

Sandjoko juga mencontohkan penerapan konsep ini di basecamp Yayasan Ki Ageng Sumber di Desa Betek. Di lokasi tersebut terdapat peternakan domba, ayam, entok, kolam ikan, serta tanaman pakan ternak yang saling terintegrasi.

Melalui sistem pertanian terpadu, diharapkan petani tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menghasilkan pupuk dan energi alternatif secara mandiri, sehingga tercipta pertanian yang efisien dan berkelanjutan.

Rekomendasi Berita