Tips Menyimpan Bumbu agar Awet dan Kualitas Terjaga

  • 22 Feb 2026 14:17 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun- Bumbu dapur bagaikan harta karun, untuk membuat hidangan menjadi lezat dan nikmat. Namun, sering kali kita dihadapkan pada kondisi beberapa jenis bumbu dapur yang tidak bisa tahan lama, dan kadang memilih untuk menyimpan stok bumbu dapur terlebih saat bulan Ramadan seperti ini. Nah, berikut ini sejumlah tips yang dapat disimak agar bumbu dapur dapat awet atau tahan lama.:

1. Siapkan wadah/ tempat kering untuk penyimpanan

Usai membeli bumbu dapur, letakkan pada wadah atau tempat yang terbuka. Sebetulnya langkah untuk menyimpan bumbu dapur agar awet yakni dengan tidak menaruhnya dalam kulkas. Mengapa? Alasannya karena sifat bumbu dapur yang sensitif pada kondisi yang basah serta lembab. Untuk itu, sangat disarankan menyimpan bumbu dapur dalam wadah atau tempat yang kering dan terbuka supaya tetap terjaga baik sirkulasi udaranya.

Menyimpan bumbu dapur pada tempat kering dan terbuka ini bisa membantu bumbu dapur sampai sebulan. Perlu diingat juga untuk hindarkan bumbu dapur dari sayuran terutama kentang, karena kandungan gas pada kentang yang memiliki kelembaban tinggi maka dapat merusak bumbu dapur lebih cepat, atau membusuk lebih cepat.

2. Siapkan wadah/ toples kedap udara

Bumbu dapur seperti ada bubuk, kunyit bubuk, daun-daunan, biji-bijian, apalagi yang berbentuk bubuk, wajib disimpan dalam wadah tertutup dan kedap udara. Selain awet, kualitas bumbu dapur juga tetap bagus. Untuk bawang putih dan bawang merah yang disimpan di wadah terbuka maka perlu dipisahkan, karena kandungan ags masing-masing bisa menjadi penyebab pembusukan cepat terjadi.

3. Menyimpan bumbu dapur dalam kulkas

Pada alasan tertentu menyimpan bumbu dapur dalam kulkas tetap dapat dilakukan, namun perlu diperhatikan bagaimana cara penyimpanannya, serta jenis bumbu dapur yang dapat disimpan dalam kulkas apa saja.

Bawang merah dan bawang putih, dapat disimpan dalam kulkas dengan cara kupas keduanya, lalu cuci dengan air, dan keringkan hingga benar-benar kering. Kemudian masukan pada wadah kedap udara yang berbeda. Jangan mencampur keduanya dalam satu wadah yang sama. Namun jika ingin membuat bumbu halus, usai dicincang atau dihaluskan maka simpan dalam wadah tertutup dan masukan dalam freezer.

Cabai. Selanjutnya menyimpan cabai , adalah dengan tidak mencucinya sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, termasuk hindari menghilangkan tangkainya. Keringkan cabai, sebelum masuk wadah, jika perlu lap menggunakan kain atau tisu. Lalu, masukkan dalam wadah tertutup rapat, yang sudah diberi tisu pada alasnya, selain bisa juga menambahkan beberapa butir bawang putih. Ganti berkala tisu jika sudah mulai lembab, lalu tutup kembali dengan tisu bagian atasnya. Penyimpanan yang tepat dalam kulkas akan membuat cabai tahan hingga 1 bulan.

Rempah- rempah. Pertama, segala jenis rempah seperti jahe, kunyit kencur, daun-daunan dan lain sebagainya kecuali lengkuas, cuci hingga bersih dan keringkan hingga benar- benar kering kalau perli lap menggunakan kain atau tisu. Potong sesuai selera sebelum disimpan. Lalu masukan dalam tempat yang kedap udara.

4 Simpan pada suhu ruang

Paparan sinar matahari dan juga sumber api dari kompor perlu dihindarkan dari tempat kita menyimpan aneka bumbu dapur. Suhu panas dapat membuat bahan bumbu dapur cepat rusak, menegring, kualitas menurun bahkan membusuk. Maka letakkan pada tempat yang jauh dari paparans inar matahri langsung atau jauh dari api kompor. Pilih suhu ruang agar bumbu dapur tetap awet dan kualitasnya terjaga baik.

Rekomendasi Berita