Ragam Kuliner Tradisional Jadi Daya Tarik Pasar Jajal Wae
- 22 Jan 2026 15:50 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Ngawi - Pasar Jajal Wae di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, menghadirkan beragam kuliner tradisional yang kini mulai jarang ditemui. Makanan yang dijajakan oleh warga setempat terbuat dari bahan lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar warga.
Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Girikerto, Titik Nuryani, mengatakan ragam kuliner yang dijual meliputi jajanan tradisional ringan seperti klepon dan cenil, minuman tradisional, hingga makanan berat.
“Ada makanan beratnya, nasi tiwul, nasi jagung, nasi bakar, sate lontong, dan siomay. Siomay di sini tidak pakai tepung terigu, tapi menggunakan tepung mocaf dari singkong. Selain itu juga ada gado-gado, tepo pecel, tepo kecap, dan nasi gudeg,” ujar Titik, Kamis (22/1/2026).
Titik menjelaskan, sebagian besar makanan di Pasar Jajal Wae menggunakan bahan yang mudah ditemukan di desa. Menurutnya, penggunaan bahan lokal memudahkan pedagang dalam penyediaan bahan baku sekaligus mengenalkan kembali cita rasa tradisional kepada pengunjung.
Salah satu pengunjung, Harnanto, mengaku sudah beberapa kali berwisata ke Desa Girikerto. Ia datang ke Pasar Jajal Wae bersama keluarganya untuk mencari makanan tradisional yang kini jarang dijumpai.
“Saya mencari makanan tradisional, seperti kicak dan polo pendem. Ternyata di sini banyak pilihannya,” ujar Harnanto.
Harnanto mengaku senang dengan keberadaan Pasar Jajal Wae di Desa Girikerto. Menurutnya, pasar tersebut dapat menjadi pilihan wisata kuliner bagi masyarakat yang ingin menikmati kembali makanan tradisional. Ia berharap Pasar Jajal Wae dapat terus berkembang. (UF).