Anak Lebih Cepat Merespons Musik Dibanding Orang Dewasa, Ini Penjelasannya
- 13 Mar 2026 09:32 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Anak-anak diketahui memiliki kepekaan yang lebih tinggi terhadap musik dibandingkan orang dewasa. Respons spontan seperti bergoyang, bertepuk tangan, hingga berhenti menangis saat mendengar lagu menjadi hal yang sering terlihat pada bayi maupun balita. Para ahli menjelaskan bahwa musik melibatkan berbagai bagian otak sekaligus, termasuk area yang mengatur pendengaran, emosi, dan gerakan tubuh. Karena otak anak masih berada pada fase perkembangan pesat, rangsangan dari irama dan melodi dapat memicu aktivitas saraf yang lebih kuat dibandingkan pada orang dewasa.
Penelitian dari Institute for Learning & Brain Sciences di University of Washington juga menunjukkan bahwa pengalaman musikal sejak dini dapat meningkatkan kemampuan otak bayi dalam mengenali pola suara. Anak yang terlibat dalam aktivitas musik diketahui memiliki respons otak yang lebih baik terhadap pola ritme maupun suara bahasa.
Selain itu, musik juga berkaitan erat dengan perkembangan emosi dan kemampuan sosial anak. Ketika anak bernyanyi atau bergerak mengikuti irama, mereka tidak hanya melatih koordinasi tubuh, tetapi juga belajar mengekspresikan perasaan serta berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Merujuk laman parenting UNICEF, musik dapat membantu perkembangan bahasa, konsentrasi, serta keterampilan motorik anak. Aktivitas musikal juga dapat merangsang pelepasan hormon yang membuat anak merasa lebih bahagia dan nyaman saat belajar maupun bermain.
Karena itu, para ahli menyarankan orang tua untuk sering mengenalkan musik kepada anak sejak usia dini. Kegiatan sederhana seperti bernyanyi bersama, menari mengikuti lagu, atau memainkan alat musik sederhana dapat membantu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.