Rahasia Gigi Sehat Selama Bulan Suci Ramadhan

  • 11 Mar 2026 10:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Menjaga kesehatan gigi dan mulut selama bulan suci Ramadhan menjadi salah satu hal penting agar ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan tetap produktif. Hal tersebut menjadi topik pembahasan dalam program Inspirasi Ramadhan di PRO4 RRI Makassar edisi Selasa, 10 Maret 2026 yang dipandu oleh Hariyanti dengan menghadirkan narasumber Ade Maulidina Gobel, S.KG dari MPPDG Bidang Prostodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (FKG UMI).

Dalam dialog tersebut, Ade Maulidina Gobel menjelaskan bahwa perubahan pola makan dan minum selama berpuasa dapat memengaruhi kondisi kesehatan rongga mulut. Produksi air liur cenderung berkurang karena tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini seringkali menyebabkan mulut terasa kering dan memicu bau mulut.

“Selama berpuasa, produksi saliva atau air liur kita akan menurun karena tidak adanya asupan makanan dan minuman seperti biasanya. Akibatnya Adalah mulut menjadi lebih kering dan jika ditambah dengan kebersihan gigi tidak dijaga dengan baik, maka pastinya bakteri dapat berkembang dan memicu menimbulkan bau mulut,” jelas Ade Maulidina Gobel.

Ia menekankan bahwa menjaga kebersihan gigi selama Ramadhan tidak berbeda dengan hari biasa. Masyarakat tetap dianjurkan menyikat gigi secara rutin minimal dua kali sehari, yakni setelah sahur dan sebelum tidur malam. Waktu tersebut dinilai efektif untuk membersihkan sisa makanan yang dapat menyebabkan plak dan kerusakan gigi.

“Waktu yang paling dianjurkan untuk menyikat gigi selama Ramadhan adalah setelah sahur dan sebelum tidur. Selain itu, setelah berbuka puasa juga sangat baik untuk membersihkan sisa makanan agar tidak menumpuk di sela-sela gigi,” ujarnya.

Ade juga membagikan beberapa tips menjaga kesehatan gigi dan mulut selama bulan puasa. Di antaranya adalah rutin menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride, menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi, serta memperbanyak konsumsi air putih saat sahur dan berbuka agar rongga mulut tetap lembap.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih makanan saat berbuka puasa. Makanan yang terlalu manis dan lengket sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan karena dapat meningkatkan risiko gigi berlubang jika tidak diimbangi dengan perawatan gigi yang baik.

“Usahakan mengurangi makanan yang terlalu manis atau lengket karena sisa makanan tersebut mudah menempel di gigi dan menjadi tempat berkembangnya bakteri. Jika ingin mengonsumsinya, pastikan setelah itu tetap membersihkan gigi dengan baik,” tambahnya.

Di akhir perbincangan, Ade Maulidina Gobel juga berpesan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan gigi dan mulut selama menjalankan ibadah puasa. Ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan rongga mulut sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. “Saya mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin menjaga kebersihan gigi dan mulut selama Ramadhan, karena dengan gigi yang sehat kita bisa menjalankan ibadah dengan lebih nyaman, percaya diri, dan tentu saja lebih khusyuk,” tutupnya.

Rekomendasi Berita