Cegah Campak, Dinkes Makassar Targetkan Imunisasi Campak ke 115.505 Anak

  • 13 Mar 2026 10:37 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kota Makassar ditetapkan sebagai wilayah dengan status Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak lantaran dari data Dinas Kesehatan Kota Makassar tahun 2025 tercatat dari 383 kasus yang dicurigai suspek, 47 persen dipastikan campak. Olehnya itu, untuk mengantisipasi potensi penyebaran campak di Makassar, Dinas Kesehatan Kota Makassar melakukan kampanye imunisasi campak yang tengah terselenggara sejak Senin 9 Maret 2026 lalu. Kini kampanye imunisasi campak sudah berjalan lima hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah mengatakan sejak hari pertama hingga hari keempat, sebanyak 5,594 atau sekitar 4,8 persen anak telah di imunisasi campak. "Sasaran kami untuk program kampanye imunisasi campak ini atau Ourbreak Responsive Imunisasi (ORI) di Makassar sebanyak 115.505 anak," kata Nursaidah saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Maret 2026.

Di sisi lain, Nursaidah memastikan imunisasi campak ini aman bagi anak dan imunisasi ini diperuntukkan bagi anak usia 5 bulan sampai 59 bulan. "Olehnya itu, untuk bapak ibu yang punya buah hati silahkan dibawa ke pos imunisasi yang sudah kami siapkan seperti posyandu, puskesmas, rumah sakit dan klinik,"imbaunya.

Di sisi lain, ia menyebut pemberian imunisasi campak ini tidak melihat status imunisasi anak. "Artinya kalau misalnya ada anak-anak yang sudah imunisasi campak di Bulan Februari, tidak masalah kalau di campak lagi di Bulan Maret, itu aman," jelas Nursaidah.

Sementara itu, Seorang Ibu yang memiliki dua anak, Ika mengaku mendukung kampanye imunisasi campak ini. Menurutnya dengan kondisi imun tubuh yang belum sempurna, penyakit campak sangat mudah menyerang anak-anak. "Vaksin campak itu penting mengingat banyak penyakit yang semakin ke sini semakin beragam. Prinsip saya itu lebih baik mencegah daripada mengobati,"ungkapnya.

Adapun ciri ciri campak pada anak yakni dimulai dengan gejala demam, batuk, muncul ruam merah dan sakit tenggorokan. Ciri- ciri tersebut jika didapati pada anak- anak agar segera memeriksakan ke pusat kesehatan terdekat.

Rekomendasi Berita