Pasca Viral di Medsos, Matos Wujudkan Suasana Pedesaan di dalam Mal

  • 14 Mar 2026 10:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Setelah viral video pendek dari akun TikTok @caeinmotion yang menyebut Malang sebagai “Desa Malang” sekaligus menyebut Matos sebagai mal terkecil di dunia, tak lantas membuat Malang Town Square meradang. Justru moment ini dimanfaatkan oleh management Malang Town Square (Matos) untuk mewujudkan sindiran itu.

Sebuah spot khusus diluncurkan dengan nama “Kangen Malang, Ndeso Matos” yang ada di lantai Lower Ground Malang Town Square (Matos). Di moment peluncuran ini, sekaligus mengundang Selebritas Malang Raya yang tergabung dalam Talent Hits Matos untuk memikmati buka puasa dengan menu menu Ndeso pada Kamis (12/3/2026) Sore.

Sebelum menikmati hidangan di sudut “Kangen Malang, Ndeso Matos”, Talent Hits Matos diajak untuk menikmati suasana sore berkeliling jalan veteran dengan menaiki dokar dan becak. Para pesohor yang mengenakan outfit Ndeso ini otak pelak mengundang perhatian masyarakat yang sore itu tengah memadati jalan veteran.

Fifi Trisjanti, Mall Director Malang Town Square menyatakan, kegiatan ini sendiri digelar Matos sebagai bentuk apresiasi kepada para Sahabat Matos yang telah memberikan support yang luar biasa ditengah badai viralitas di dunia maya.

“Terima kasih ya rekan rekan Matos, mall terkecil di dunia. Gara gara kalian Matos tetep eksis, saya akan sangat berhutang budi pada kalian” ungkap Fifi.

Sudut “Kangen Malang, Ndeso Matos” memang menghadirkan konsep suasana kampung tempo dulu. Berbagai elemen khas desa ditampilkan, mulai dari dingklik atau kursi kecil, meja rendah dengan latar belakang menyerupai lingkungan pedesaan yang asri. Latar rumah kayu dipadukan dengan lantai berlapis rumput sintetis, sehingga pengunjung seolah sedang bersantai di halaman rumah desa.

Tidak hanya itu, beragam permainan tradisional seperti dakon dan bongkar pasang hingga jajanan tradisional yang identik dengan kehidupan masyarakat Malang pada masa lampau tak ketinggalan dihadirkan disana.

Masyarakat Malang-pun juga bisa menikmati suasana Ndeso ini dengan bisa berbelanja gulali, rambut nenek, rangin dan yang bisa dinikmati di gelas enamel, peralatan minum yang identik dengan kehidupan masyarakat tempo dulu yang juga dijual disana.

Acara ini digelar hingga hari Minggu (15/3/2026) malam, fasilitas spot foto, dolanan dan jajanan disini bisa dinikmati sejak mal dibuka hingga ditutup.

“Sudut jajanan ini kita buka sampai hari Minggu. Silakan masyarakat menikmati, kalua responnya bagus akan kita buka sampai perayaan ulang tahun malang di bulan April” Ujar Fifi menutup perbincangan.

Rekomendasi Berita