Alumni STIE Malangkuçeçwara Ungkap Dampak Internship Jepang 2026

  • 03 Mar 2026 20:46 WIB
  •  Malang

RRI.Co.Id, Malang – Empat alumni program internship Jepang 2026 dari STIE Malangkuçeçwara membagikan pengalaman mereka setelah satu tahun menjalani magang di Jepang melalui kerja sama dengan Kanda University of International Studies.

Mereka menilai program tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga membentuk mental serta kesiapan kerja di industri global.

Salsabila Safira’ilma Syandairy mengatakan pengalaman belajar langsung di Jepang memberi dampak besar. “Belajar langsung di lapangan itu berbeda,” ujarnya. Selasa 3 Februari 2026. Ia merasakan manfaat komunikasi dengan mahasiswa dan pekerja dari berbagai negara. “Kami bisa berinteraksi langsung dengan native speaker,” katanya.

Menurutnya, sistem pembelajaran di Jepang lebih terstruktur dengan pembagian kelas khusus antara teori dan praktik. “Jadi fokus belajar dan praktik,” ucapnya.

Septia Dara Anandita menambahkan tantangan terbesar ada pada penggunaan bahasa Jepang formal di dunia kerja. “Kami dituntut menggunakan keigo,” katanya. Ia mengaku penggunaan bahasa sopan dalam situasi profesional menjadi pengalaman baru.

Disisi lain Muhammad Ihsanuddin Tasywiq menilai internship menjadi pembuktian teori yang dipelajari di kampus. “Kami praktik langsung di industri,” katanya. Ia menyebut pengalaman bekerja di lingkungan multikultural memberi perspektif baru karena budaya dan sistem kerja yang berbeda.

Ia juga mengaku perubahan setelah kembali ke Indonesia sangat terasa. “Perubahannya signifikan,” ujarnya, seraya menyebut sejumlah peserta bahkan telah terserap kerja di Jepang.

Sementara itu, Silma Huriyah El Fithri menilai pengalaman internasional menjadi bekal penting untuk karier. “Cukup impactful untuk masa depan kerja,” katanya.

Selain peningkatan kompetensi, para alumni juga menghadapi tantangan adaptasi cuaca empat musim, terutama musim dingin. Meski demikian, mereka mampu menyesuaikan diri dan menyelesaikan program dengan baik.

Sebagai informasi untuk program internship Jepang 2026, empat mahasiswa yang akan diberangkatkan adalah Mercy Dominic Fidelius Conrad Menachem Purba, Shifa Aszahri, Farida, dan Natercia Sarmento Menezes. Program ini diharapkan terus membuka peluang pengalaman global bagi mahasiswa serta meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja internasional.

Rekomendasi Berita