FIA UB Buka Program Joint Degree/Double Degree bagi Mahasiswa MAB 2026

  • 13 Mar 2026 09:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang -Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA UB) membuka Program Joint Degree/Double Degree bagi mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Publik (MAB) mulai tahun akademik 2026. Program ini diselenggarakan berdasarkan Surat Keputusan Rektor UB Nomor 263 Tahun 2026 dan dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai salah satu syarat penyetaraan ijazah.

Program tersebut melibatkan tiga universitas mitra internasional, yakni Victoria University Australia melalui program Master of International Community Development, Ritsumeikan Asia Pacific University (APU) Jepang melalui Graduate School of Asia Pacific Studies, serta National Graduate Institute for Policy Studies (GRIPS) di Tokyo.

Dekan FIA UB, Prof. Hamidah Nayati Utami, menjelaskan bahwa program Double Degree di FIA UB sebenarnya telah berjalan sejak 2007. Pada awalnya program tersebut diinisiasi melalui dukungan beasiswa dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Dalam perkembangannya, kami tidak hanya bergantung pada beasiswa Bappenas. Program Double Degree juga kami kembangkan dengan beberapa perguruan tinggi di luar Jepang, seperti di Taiwan dan Thailand, baik untuk program S2 maupun S3,” kata Prof. Hamidah, Kamis (12/3/2026).

Ia menambahkan, FIA UB juga tengah menyiapkan kerja sama baru dengan perguruan tinggi di Australia. Beberapa mahasiswa saat ini tengah menjalani studi di Malang dan direncanakan melanjutkan studi ke Australia pada semester berikutnya.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FIA UB, Dr. Fadillah Amin, M.AP., Ph.D., menjelaskan bahwa skema program Double Degree MAB UB memungkinkan mahasiswa menempuh studi selama satu tahun di Universitas Brawijaya dan satu tahun di universitas mitra di luar negeri.

“Mahasiswa bebas memilih kampus tujuan yang telah menjadi mitra UB. Untuk tahun ini ada tujuh mahasiswa MAB yang akan mengikuti program Double Degree dan dijadwalkan berangkat ke Jepang pada September 2026,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya, sebanyak enam mahasiswa MAB juga mengikuti program serupa, sebagian di antaranya melanjutkan studi ke Victoria University di Melbourne.

“Sebagian besar peserta program Double Degree merupakan penerima beasiswa dari Bappenas yang bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) maupun program Australian Awards,” katanya.

Ketua Pusat Kerjasama Pendidikan Internasional Bergelar UPT Global Partnership and Reputation UB, Dadang Meru Utomo, Ph.D., menambahkan bahwa program Double Degree dan Joint Degree merupakan program akademik internasional yang dikelola langsung oleh kantor pusat UB.

Program tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa UB di berbagai jenjang, mulai dari S1, S2 hingga S3, untuk menempuh studi bersama perguruan tinggi mitra internasional dan memperoleh pengalaman akademik global.

Rekomendasi Berita