Tidur setelah Sahur Berisiko Ganggu Kesehatan Tubuh

  • 13 Mar 2026 19:07 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Kebiasaan kembali tidur setelah sahur masih sering dilakukan sebagian masyarakat selama bulan Ramadan. Rasa kantuk setelah makan membuat banyak orang memilih berbaring atau tidur kembali sebelum memulai aktivitas. Padahal, kebiasaan ini kurang dianjurkan dari sisi kesehatan.

Ahli Gizi RSIA Galeri Candra Malang, Novel Enayana Putri, A.Md.Gz, mengatakan bahwa langsung tidur setelah sahur tidak baik bagi tubuh karena proses pencernaan masih berlangsung. Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan dan mengolahnya menjadi energi yang digunakan sepanjang hari.

“Dari sisi kesehatan sebenarnya kurang baik, karena makanan yang baru masuk belum diproses dengan optimal oleh tubuh,” jelas Novel dalam program Kurma (Kisah Unik Ramadan) PRO 1 RRI Malang, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan bahwa jika seseorang langsung tidur setelah makan, makanan yang dikonsumsi akan lebih cepat diubah menjadi glukosa dalam darah sehingga berpotensi meningkatkan kadar gula. “Jika langsung berbaring, makanan yang kita konsumsi bisa menumpuk menjadi glukosa sehingga kadar gula dalam darah bisa meningkat,” ujarnya.

Karena itu, Novel menyarankan masyarakat untuk memberi jeda waktu setelah sahur sebelum kembali beristirahat. Aktivitas ringan seperti duduk sejenak, berjalan kecil di rumah, atau menunggu waktu salat Subuh dapat membantu proses pencernaan berjalan lebih baik serta menjaga kondisi tubuh tetap sehat selama berpuasa.

Rekomendasi Berita