Kemendikdasmen Nilai Penguatan Literasi Malinau Layak Diadopsi
- 06 Feb 2026 10:06 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar serta Menengah (Kemendikdasmen) menilai penguatan literasi di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Cerdas Ceria, RT 05, Desa Kuala Lapang, Malinau Barat layak diadopsi daerah lain.
Hal ini didasarkan pada sejumlah praktik yang dinilai berhasil meningkatkan minat baca dan keterlibatan sosial anak.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen Hafidz Muksin, mengatakan pihaknya ingin mengadopsi praktik yang telah dijalankan sebagai contoh bagi masyarakat dan pemerintah desa lainnya.
“Kita ingin mencoba mengadopsi bagaimana praktik baik yang sudah dilaksanakan di sini, sehingga dapat menjadi informasi yang menarik bagi masyarakat lainnya dan pemerintahan desa lainnya,” ujarnya saat kunjungan, Kamis (6/2/2026) di Malinau.
Ia menyebut salah satu praktik yang menjadi perhatian adalah kebiasaan anak-anak belajar bersama setelah pulang sekolah tanpa bergantung pada gawai. Anak-anak terlihat aktif membaca, berhitung, serta membuat kerajinan secara kolaboratif.
Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan kemampuan anak bermasyarakat. Sekaligus memperkuat interaksi sosial di tengah perkembangan teknologi informasi yang kerap mengalihkan perhatian anak.
Hafidz mencontohkan diskusi mengenai ekosistem alam dan pelestarian pohon lembesu yang menunjukkan pemahaman anak terhadap dampak kerusakan lingkungan seperti banjir dan longsor.
Selain itu, dukungan pemerintah melalui alokasi anggaran untuk pengembangan taman baca juga menjadi sorotan. Ia menilai keterlibatan pemerintah dari tingkat RT hingga pemerintah kabupaten memperkuat ekosistem literasi berbasis masyarakat.
Model kolaborasi tersebut diharapkan dapat direplikasi di daerah lain sebagai praktik baik penguatan literasi. (Ading/sti)