Dosen ITKES WHS Sosialisasi Program Triple Eliminasi di Kabupaten Malinau
- 24 Jan 2026 10:20 WIB
- Malinau
RRI.CO.ID, Malinau - Sebagai bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen dari ITKES WHS Perguruan Tinggi melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada sosialisasi Program Triple Eliminasi, yakni upaya pencegahan penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak. Kegiatan ini dilaksanakan di posyandu gloria desa respen tubu Kabupaten Malinau dan diikuti oleh masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, kader kesehatan, serta tenaga kesehatan setempat. Kegiatan ini atas kerjasama kampus ITKES , RSUD malinau, puskemas Malinau sebrang, puskemas Malinau Kota serta posyandu Gloria.
Hadir dalam kegiatan Preseptor akademik sekaligus pembimbing Ns. Desy Ayu Wardhani, M.Kep. Sp.Mat,Preseptor klinik dari Puskesmas Malinau Seberang dan Puskesmas Malinau Kota,Kader posyandu Gloria serta Tim VCT Puskesmas Malinau Seberang dan Mahasiswa RPL Angkatan 4
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran ibu hamil akan pentingnya pemeriksaan triple eliminasi selama kehamilan guna mendeteksi dini penyakit HIV AIDS, sifilis dan hepatitis B. Serta mengajak ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan triple eliminasi di puskesmas dan posyandu.
Dosen dan Mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda (ITKES WHS) Laksanakan Pengabdian Masyarakat tentang Triple Eliminasi di Kabupaten Malinau.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dan dosen ITKES WHS memberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini pada masa kehamilan, pemahaman tentang penyakit menular yang dapat ditransmisikan dari ibu ke bayi, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Program Triple Eliminasi merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi.
Ns. Desy Ayu Wardani,M.Kep.Sp.Kep.Mat, CHE sebagai fasilitator pengabdian saat ditemui RRI Malinau ‘’menyampaikan bahwa masih diperlukan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait pemeriksaan kehamilan terpadu. “Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu hamil lebih memahami pentingnya skrining HIV, sifilis, dan hepatitis B sebagai langkah awal melahirkan generasi yang sehat,” ujarnya. Ditambahkan oleh Ns. Yusrianto, S.Kep dan Ns. Diah Triariani,S.Kep, Ns. Christina Sari, S.Kep, dan Ns. Dewi Haerun, S.Kep bahwasanya Puskesmas malinau sebrang dan malinau kota siap melakukan pemeriksaan triple eliminasi bagi ibu hamil baik di posyandu maupun di puskesmas.
Kegiatan pengabdian ini juga melibatkan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, sehingga masyarakat dapat menyampaikan permasalahan serta mendapatkan solusi langsung dari para akademisi. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan edukasi kesehatan seperti ini sangat dibutuhkan dan berdampak positif bagi masyarakat.
Melalui pengabdian kepada masyarakat ini, dosen tidak hanya berperan sebagai pendidik di lingkungan kampus, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung tercapainya target Triple Eliminasi di Indonesia