Penggunaan Kondom Pria di Malinau Rendah

  • 13 Feb 2026 11:23 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Persentase penggunaan kondom pria sebagai alat KB di Kabupaten Malinau masih sangat rendah. Justru metode suntikan tetap menjadi pilihan utama dibandingkan jenis kontrasepsi lainnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Statistik Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Malinau 2025, penggunaan kondom pria atau karet KB hanya sebesar 0,35 persen.

Kepala BPS Malinau, Yanuar Dwi Christyawan mengatakan, angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan metode kontrasepsi lain yang digunakan perempuan pernah kawin usia 15–49 tahun. “Metode suntikan menjadi jenis KB paling dominan dengan persentase mencapai 56,43 persen pada 2024. Sementara itu, pil KB menempati posisi kedua dengan angka penggunaan sebesar 29,80 persen,” ungkapnya.

Jenis kontrasepsi jangka panjang juga tercatat digunakan, meski dengan angka lebih kecil dibandingkan metode hormonal. Penggunaan sterilisasi wanita atau MOW sebesar 5,72 persen, sedangkan susuk atau implan mencapai 4,70 persen. Adapun metode IUD atau AKDR serta spiral tercatat sebesar 1,55 persen dari total pengguna KB aktif.

Secara umum, status penggunaan alat atau cara KB juga mengalami perubahan antara 2023 dan 2024. Perempuan yang sedang menggunakan KB meningkat dari 38,14 persen pada 2023 menjadi 44,23 persen pada 2024.

Sebaliknya, kategori pernah menggunakan KB menurun dari 28,56 persen pada 2023 menjadi 19,91 persen pada 2024. Sementara kelompok yang tidak pernah menggunakan KB meningkat dari 33,30 persen menjadi 35,85 persen.

Variasi metode kontrasepsi mencerminkan preferensi serta akses layanan kesehatan masyarakat. “Data ini dapat menjadi bahan evaluasi program keluarga berencana, terutama untuk mendorong peran laki-laki dalam penggunaan kontrasepsi,” jelasnya.

Yanuar mengungkapkan edukasi mengenai pilihan alat kontrasepsi perlu terus diperkuat melalui pendekatan kesehatan reproduksi yang komprehensif. Upaya tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran pasangan dalam memilih metode KB yang aman dan sesuai kebutuhan. (Ading/sti)

Rekomendasi Berita