Langkah Praktis Cegah Scam Mulai dari Diri Sendiri
- 04 Mar 2026 09:48 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Di era digital yang serba cepat, kejahatan juga ikut meningkat dengan modus yang semakin beragam.
Berikut beberapa langkah sederhana namun krusial untuk membangun pertahanan diri dari bahaya scam:
1. Tidak Memberikan Data Pribadi Sembarangan
Data pribadi seperti nomor KTP, KK, tanggal lahir, alamat, hingga kode OTP adalah “kunci” akses ke identitas dan rekening kita. Penipu sering berpura-pura menjadi petugas bank, kurir, atau bahkan aparat untuk meminta data tersebut.
Ingat, lembaga resmi tidak pernah meminta kode OTP atau data sensitif melalui telepon maupun chat pribadi.
2. Tidak Mengangkat Telepon dari Nomor Tidak Dikenal
Banyak modus scam bermula dari panggilan nomor asing atau nomor dengan kode luar negeri. Jika tidak sedang menunggu panggilan penting, sebaiknya abaikan saja.
Apabila telepon tersebut merupakan hal yang penting, biasanya penelepon akan meninggalkan pesan atau menghubungi kembali melalui jalur resmi.
Mengangkat telepon dari nomor tak dikenal bisa membuka celah manipulasi psikologis, terutama jika pelaku mencoba membuat korban panik atau terburu-buru.
3. Validasi Informasi Sebelum Bertindak
Scammer sering memanfaatkan rasa takut atau tergesa-gesa dari para korban, misalnya dengan mengatakan rekening akan diblokir, paket tertahan, atau keluarga mengalami kecelakaan.
Jika hal tersebut terjadi, jangan langsung percaya dan tetap bersikap tenang untuk dapat menghubungi langsung pihak resmi melalui nomor yang tertera di website resmi agar dapat mengecek kebenaran informasi melalui kanal komunikasi resmi instansi terkait.
4. Percaya Hanya pada Website atau Situs Resmi
Banyak tautan palsu dibuat menyerupai situs bank atau instansi pemerintah. Tampilannya mungkin mirip, tetapi alamat domainnya berbeda.
Pastikan kembali apakah alamat website menggunakan domain resmi (misalnya go.id untuk pemerintah di Indonesia) dan tidak mengklik tautan sembarangan dari pesan singkat atau media sosial.
5. Jangan Sembarangan Membuang Paket Belanja Online
Hal yang satu ini terdengar sepele namun seringkali terabaikan oleh banyak orang, padahal pada bungkus paket belanja online terdapat data-data pribadi Anda seperti alamat rumah atau kantor dan nomor telepon pribadi Anda. Pastikan Anda telah menyobek/merusak kertas berisi data pribadi Anda pada paket tersebut, sebelum Anda membuangnya.
Tindakan scam biasanya selalu terlihat tidak mencurigakan di awal. Pelaku sering kali tampil sopan, meyakinkan, bahkan menggunakan logo dan atribut resmi, namun kunci utama perlindungan ada pada satu hal, yaitu kesadaran dan kehati-hatian Anda.