Waspada Campak, Kenali Gejala dan Bahayanya bagi Anak

  • 11 Mar 2026 12:38 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Meningkatnya penyakit campak diberbagai daerah, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak, khususnya pada anak-anak, dengan mengenali gejala serta memahami risiko komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit tersebut.

Penanggung jawab Program Surveilans PD3I DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, Imelda, dalam wawancaranya, Rabu, 11 Maret 2026, menjelaskan bahwa campak umumnya diawali dengan sejumlah gejala yang dapat dikenali, seperti demam melebihi 38 derajat, munculnya bercak kemerahan, serta disertai dengan batuk dan flu.

"Kalau campak ini pada gejala klinisnya biasanya demam lebih dari 38 derajat, lalu tiba-tiba timbul ruam atau bercak kemerahan pada kulit. Sering juga terjadi mata merah seperti sakit mata, lalu biasanya disertai batuk dan flu," ujarnya.

Ia menambahkan, selain menimbulkan gejala awal tersebut, campak juga dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan anak, terutama jika tidak ditangani dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan lain seperti diare, malnutrisi, hingga peradangan pada organ tubuh vital yang berpotensi membahayakan keselamatan anak.

"Kalau bahayanya untuk anak-anak ini biasanya kadang disertai dengan diare, malnutrisi. Kadang bahayanya itu bisa terjadi radang paru atau pneumonia, terus ada radang otak juga, terus diare berat, dehidrasi itu juga bahaya dan paling parahnya bisa menyebabkan kematian," jelasnya.

Untuk mencegah risiko tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat agar memastikan anak-anaknya mendapatkan imunisasi dasar lengkap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Untuk mengantisipasi hal tersebut, amannya memang orang tua harus melengkapi imunisasi dasar lengkap untuk anak-anaknya," tutupnya.

Rekomendasi Berita