Kerudung atau Jilbab? Ini Penjelasannya
- 05 Mar 2026 06:00 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Istilah kerudung dan jilbab sering digunakan secara bergantian dalam kehidupan sehari-hari. Namun, meskipun sama-sama merujuk pada penutup kepala perempuan Muslim, keduanya memiliki perbedaan dari sisi makna, fungsi, hingga pemahaman budaya.
Secara bahasa, kerudung merupakan istilah dalam Bahasa Indonesia yang merujuk pada kain penutup kepala. Kerudung tidak selalu memiliki makna religius dan dapat digunakan oleh siapa saja, baik untuk keperluan adat, budaya, maupun sekadar aksesori fesyen. Kerudung juga bisa dikenakan tanpa ketentuan khusus terkait penutupan aurat.
Sementara itu, jilbab memiliki pengertian yang lebih spesifik dalam konteks agama Islam. Jilbab merujuk pada pakaian atau penutup yang digunakan perempuan Muslim untuk menutup aurat sesuai dengan syariat. Penggunaannya tidak hanya menutup rambut, tetapi juga leher dan dada, dengan tujuan menjaga kesopanan dan kehormatan.
Perbedaan lain terlihat dari fungsi dan aturan pemakaian. Kerudung bersifat fleksibel dan mengikuti tren fesyen, sedangkan jilbab mengandung nilai ibadah dan memiliki ketentuan tertentu, seperti tidak transparan dan tidak ketat.
Dalam perkembangannya, istilah kerudung dan jilbab kerap disamakan karena pengaruh media dan industri fesyen Muslim. Namun, pemahaman yang tepat tetap diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman, terutama dalam konteks keagamaan.
Dengan memahami perbedaan antara kerudung dan jilbab, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menggunakan istilah serta menghargai makna di balik pemakaiannya, baik sebagai bagian dari budaya maupun sebagai bentuk ketaatan beragama.