Pemda Teluk Bintuni Raih Apresiasi BPMP atas Perbaikan Dapodik

  • 11 Mar 2026 03:41 WIB
  •  Manokwari

RRI.CO.ID, Bintuni- Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memperoleh apresiasi dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan Papua Barat atas dukungan serta praktik baik dalam pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Penghargaan tersebut diberikan setelah satu tahun upaya perbaikan sistem data pendidikan di daerah itu.

Piagam penghargaan bernomor 001/STF-BPMPPB/006/2026 ditandatangani Kepala UPT BPMP Papua Barat, S. Mukti Mahardhika. Penyerahannya dilakukan dalam Rapat Koordinasi Pendidikan se-Papua Barat dan Papua Barat Daya yang berlangsung di Sorong pada Senin (9/3/2026).

Dalam kutipan isi piagam tersebut, BPMP menyampaikan penghargaan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Upaya tersebut dinilai menunjukkan adanya kerja sama dan sinergi yang kuat untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas bagi semua.

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Teluk Bintuni, Henry D. Kapuangan menjelaskan, penghargaan itu merupakan hasil dari kerja keras pemerintah daerah dalam membenahi serta merapikan data Dapodik yang sebelumnya belum tertata dengan baik.

Menurutnya, data Dapodik memiliki peran penting karena menjadi dasar penyaluran sejumlah program pendidikan. Di antaranya adalah Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang bersumber dari APBN serta Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari APBD Kabupaten Teluk Bintuni.

Selain itu, data tersebut juga digunakan sebagai acuan dalam penyaluran bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dari keluarga kurang mampu di jenjang SD hingga SMA/SMK.

Henry mengungkapkan, pada tahun pertama pemerintahan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dan Joko Lingara, perbaikan data mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Residu data Dapodik yang sebelumnya mencapai sekitar 9.700 pada 2025 kini berhasil ditekan menjadi sekitar 1.600.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh pembaruan data pendidikan dapat diselesaikan dalam waktu dekat. “Kami berupaya agar pada Mei 2026 seluruh data Dapodik sudah bersih dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Henry.

Rekomendasi Berita