Puasa Nyaman Tanpa Dehidrasi, Ini Tipsnya
- 06 Mar 2026 02:17 WIB
- Manokwari
RRI.CO.ID, Manokwari- Menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan dan spiritualitas. Namun, menahan makan dan minum selama lebih dari 12 jam juga dapat meningkatkan risiko dehidrasi jika tidak disiasati dengan baik. Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan yang masuk ke dalam tubuh.
Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai gejala seperti lemas, pusing, bibir kering, sulit berkonsentrasi, hingga sakit kepala. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara mengatasi dan mencegah dehidrasi agar tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa.
Salah satu cara utama untuk menghindari dehidrasi adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka. Pola yang sering dianjurkan adalah metode 2-4-2, yaitu dua gelas air saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur. Cara ini membantu tubuh mendapatkan asupan cairan secara bertahap.
Selain itu, memilih makanan yang mengandung banyak air juga dapat membantu menjaga hidrasi tubuh. Buah-buahan seperti semangka, melon, jeruk, dan timun sangat baik dikonsumsi saat sahur maupun berbuka karena memiliki kandungan air yang tinggi.
Mengurangi konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh juga dianjurkan. Kafein bersifat diuretik yang dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil sehingga cairan tubuh lebih cepat berkurang.
Aktivitas fisik yang terlalu berat saat siang hari juga sebaiknya dihindari. Jika ingin berolahraga, waktu terbaik adalah setelah berbuka puasa atau menjelang malam hari agar tubuh tidak kehilangan terlalu banyak cairan.
Dengan menjaga pola makan, cukup minum, serta mengatur aktivitas selama berpuasa, risiko dehidrasi dapat diminimalkan. Puasa pun dapat dijalani dengan lebih nyaman sehingga tubuh tetap sehat dan bugar sepanjang hari.