Menkes Ingatkan Bahaya Campak, Kasus Sedang Meningkat, termasuk di Bima

  • 28 Feb 2026 08:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Kota Bima - Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengingatkan kasus campak saat ini di Indonesia sedang naik, termasuk di Bima. Tercatat sudah ada dua anak yang meninggal karena campak.

Menkes menyampaikan, penyebaran campak jauh lebih besar dibandingkan Covid. Satu yang terkena campak, bisa menular ke 10 orang. Serta potensi kematiannya lebih besar.

“Kalau covid satu bisa menularkan ke dua dan tiga, tapi campak bisa menularkan ke 10 dan 12. Kalau campak ke dewasa itu tidak masalah, tapi kalau ke anak-anak meninggalnya tinggi,” ujarnya saat kunjungan mengecek pekerjaan fisik RSUD Kota Bima, Jumat 27 Februari 2026.

Campak, kata Menkes, sudah ada vaksin dan imunisasinya. Jika tahun lalu sekitar 40an kasus, kini dalam satu bulan bisa dengan jumlah yang sama. “Ini yang meninggal dua yang sudah saya dengar. Memang kasus campak di dunia saat ini sedang naik, termasuk Indonesia dan di Bima,” ungkapnya.

Untuk itu, meminta kepada Bupati dan Wali Kota untuk mengimbau orang tua mengimunisasi campak anaknya. “Tolong bantu dijelaskan, gandeng pemuka agama,” sarannya.

Rekomendasi Berita