IGD RS Ruslan Mataram Diperkuat Selama Libur Idul Fitri
- 08 Mar 2026 07:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Ruslan Kota Mataram menyiapkan sistem layanan kesehatan siaga penuh selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis secara optimal di tengah libur panjang Lebaran yang diperkirakan berlangsung hingga dua pekan.
Direktur Utama RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram, dr. Hj. NK Eka Nurhayati, mengatakan rumah sakit tetap membuka layanan selama 24 jam dengan sistem penguatan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Meskipun masa libur Lebaran cukup panjang, pelayanan kesehatan tetap berjalan normal bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan medis,” ujarnya Minggu, 8 Maret 2026.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan, manajemen rumah sakit mengalihkan sementara layanan poliklinik ke IGD. Mekanisme ini memungkinkan pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan pengambilan obat rutin maupun pasien rawat jalan tetap memperoleh layanan kesehatan selama masa libur.
“Tenaga medis di IGD juga kami tambah dengan melibatkan staf dari poliklinik. Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada pasien tetap maksimal meskipun sebagian layanan reguler libur,” kata Eka.
Selain itu, tim Public Safety Center (PSC) RSUD HMR juga disiagakan penuh dengan patroli ambulans selama 24 jam setiap hari, termasuk pada malam takbiran. “Setiap ambulans dilengkapi tim medis lengkap, terdiri dari dokter, perawat, dan sopir, sehingga siap memberikan penanganan cepat jika terjadi kondisi darurat,” jelasnya.
Ia menambahkan, dokter spesialis tetap dijadwalkan bertugas di IGD selama libur Lebaran. Meski demikian, pihak rumah sakit memberikan dispensasi waktu bagi petugas yang beragama Islam untuk menunaikan salat Idulfitri, sementara stok obat dan kesiapan armada ambulans dipastikan dalam kondisi aman untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
"Seperti biasa kita tahun tahun sebelum nya ingin memastikan bahwa pelayanan medis selama libur lebaran dan cuti bersama tetap optimal," ungkapnya.