Kebakaran Hebat di Gili Trawangan, Sejumlah Usaha Wisata Hangus Terbakar
- 12 Mar 2026 13:40 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Kebakaran melanda kawasan wisata Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, Kamis 12 Maret 2026 pagi. Sejumlah bangunan usaha di destinasi wisata tersebut dilaporkan terdampak setelah api dengan cepat membesar dan merembet ke beberapa lokasi di sekitarnya.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 Wita. Berdasarkan informasi awal di lapangan, api diduga pertama kali muncul dari Sama Sama Reggae Bar yang berada di kawasan pusat aktivitas wisata di Gili Trawangan.
Dalam waktu singkat, kobaran api langsung menjalar ke sejumlah bangunan lain yang letaknya berdekatan. Beberapa tempat usaha yang turut terdampak antara lain Gili Mart, Ocean 2 Manta Dive, serta beberapa bangunan usaha lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Utara, Erwin Rahadi, mengatakan konstruksi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu serta hembusan angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
“ Api cepat membesar karena di sana kan menggunakan ilalang dan bangunannya Sebagian besar menggunakan kayu,” jelas Erwin.
Menurutnya, kondisi tersebut sempat membuat warga dan para pelaku usaha di sekitar lokasi panik karena khawatir api terus meluas ke bangunan lain di kawasan wisata tersebut.
Petugas pemadam kebakaran yang berada di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Namun proses tersebut sempat mengalami kendala karena keterbatasan peralatan serta kondisi angin yang cukup kencang di lokasi kejadian.
“Memang kondisi peralatan kita di sana sangat terbatas ditambah lagi kondisi angin yang cukup kencang membuat pemadaman sempat mengalami kendala,” ujarnya.
Erwi menyebutkan, selain petugas, masyarakat setempat dan para pelaku usaha juga turut membantu proses pemadaman dengan menggunakan peralatan seadanya. Mereka bersama-sama berupaya mengendalikan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain.
“Setelah dilakukan upaya pemadaman secara intensif oleh petugas bersama masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 09.00 Wita,” katanya.
Saat ini petugas masih melakukan pendataan terhadap jumlah bangunan yang terdampak serta menghitung total kerugian materi akibat peristiwa kebakaran tersebut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting listrik.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berencana menambah personel serta armada pemadam kebakaran di kawasan tiga gili agar penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan maksimal apabila terjadi peristiwa serupa.