Maruli Siahaan Dorong Generasi Muda Batak Jaga Budaya

  • 28 Feb 2026 21:13 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Anggota Komisi XIII DPR RI, Maruli Siahaan, menegaskan pentingnya pelestarian budaya dan penguatan karakter generasi muda Batak di tengah arus modernisasi. Hal ini disampaikannya pada kegiatan Temu Ramah Marga se-Kota Madya Medan di Wisma Jaya Puri, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu, 28 Februari 2026.

Maruli menjelaskan, kegiatan temu ramah ini diikuti oleh 95 marga dan bertujuan untuk mempererat hubungan kekerabatan antar marga. Menurutnya, kebersamaan menjadi fondasi utama dalam menjaga identitas budaya di tengah perubahan zaman.

Maruli mengatakan, pelestarian adat dan budaya tidak boleh berhenti hanya pada generasi saat ini, tetapi harus diteruskan secara konsisten kepada generasi muda. Ia menilai, peran marga sangat strategis dalam memastikan nilai-nilai budaya tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

"Yang berkaitan dengan budaya, adat, dan kekerabatan harus terus kita jaga. Tujuannya supaya para marga meneruskan kepada generasi muda, jangan sampai lupa siapa dirinya,” ujarnya.

Ia mengaku prihatin jika generasi muda mulai tidak memahami nilai-nilai budaya Batak. Menurutnya, setiap suku di Indonesia tetap mempertahankan tradisi dan identitasnya sebagai bagian dari kekayaan bangsa.

"Saya sangat miris kalau generasi muda tidak tahu lagi dan tidak paham lagi tentang budaya Batak. Karena itu kita berharap marga-marga ini menghidupkan kembali pembinaan kepada generasi muda masing-masing,” ucapnya.

Selain pelestarian budaya, ia juga mendorong generasi muda untuk mulai belajar menjadi pemimpin dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Ia menekankan bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari karakter, rasa hormat, dan nilai kekerabatan yang dijaga sejak dini.

Maruli berharap generasi muda Batak ke depan tidak hanya mampu mempertahankan budaya, tetapi juga tumbuh menjadi pemimpin yang berintegritas di tengah masyarakat serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Rekomendasi Berita