​Riduan Sukses Kembangkan Kebun Anggur di Atap Rumah

  • 05 Agt 2025 10:29 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Upaya pemanfaatan lahan terbatas untuk pertanian di kawasan permukiman padat menunjukkan hasil positif. Salah satunya dilakukan M. Riduan, warga Jalan Kongsi, Gang Sejahtera, Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Ia sukses membudidayakan tanaman anggur di atas atap rumahnya.

Riduan (37 tahun), mulai menekuni budidaya anggur sejak Juli 2024. Ia mengaku awalnya hanya sekadar mencoba, namun rasa penasaran mendorongnya untuk lebih serius.

Dengan modal belajar secara otodidak dari internet, ia mempelajari berbagai teknik. Mulai dari pemilihan bibit, media tanam, pemangkasan, hingga grafting.

“Awalnya hanya iseng karena banyak yang bilang anggur sulit tumbuh di daerah tropis. Tapi justru itu yang membuat saya tertantang,” kata Riduan, Selasa (5/8/2025).

Ia kemudian membeli 100 batang bibit anggur dari berbagai varietas, baik lokal maupun impor, seperti Jupiter dan Donetsky. Bibit tersebut ditanam dalam pot besar di atas dak rumah berukuran sekitar 3x8 meter, dengan sistem para-para dari besi hollow dan kawat sling sebagai media rambat.

Perawatan anggur tidak selalu berjalan mulus. Ia menghadapi berbagai tantangan, seperti cuaca ekstrem, hama, dan adaptasi tanaman.

Namun setelah empat bulan, tanaman-tanamannya mulai menunjukkan hasil. Beberapa batang bahkan sudah menghasilkan beberapa kilogram buah dalam satu kali panen.

Saat ini, sekitar 70 persen dari total tanaman menunjukkan tanda-tanda berbuah. Riduan mulai membagikan hasil panen kepada kerabat, sekaligus menjawab banyak pertanyaan dari warga sekitar yang tertarik mencoba budidaya serupa.

“Banyak yang datang ke sini. Tanya-tanya soal perawatan sampai minta bibit,” ucapnya.

Lebih dari sekadar sumber penghasilan tambahan, kebun anggur tersebut kini menjadi ruang interaksi keluarga. Setiap akhir pekan, Riduan bersama istri dan anak-anaknya naik ke atap untuk merawat sekaligus memanen buah.

Keberhasilan Riduan menarik minat warga. Tak sedikit yang datang langsung untuk melihat dan memetik buah. Ibu rumah tangga, anak-anak, hingga warga luar gang kerap berkunjung, mengajukan pertanyaan, dan mendokumentasikan kebun atap tersebut.

“Anggurnya rapi dan manis. Ternyata bisa tumbuh juga di atap rumah,” ujar Veny, salah seorang pengunjung.

Rekomendasi Berita