Tips Seru Bagi Si Kecil yang Baru Belajar Berpuasa
- 27 Feb 2026 22:19 WIB
- Meulaboh
RRi.CO.ID, Meulaboh - Memasuki bulan suci Ramadhan, momen melatih anak berpuasa seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Rasa lapar dan haus biasanya mulai memuncak di jam-jam kritis seperti pukul 14.00 hingga menjelang maghrib.
Namun, para ahli parenting menyarankan agar orang tua tidak fokus pada "menahan" lapar, melainkan "mengalihkan" perhatian anak melalui aktivitas yang menyenangkan atau yang sering disebut dengan teknik distraksi positif.
Berikut adalah beberapa cara efektif untuk membantu anak 'melupakan' rasa laparnya hingga waktu berbuka tiba.
1. Ngabuburit Kreatif dengan Proyek Seni
Alih-alih membiarkan anak lemas di depan televisi, ajaklah mereka membuat proyek seni yang memakan waktu cukup lama namun tidak menguras fisik.
Membuat dekorasi lebaran, membuat ketupat dari pita atau mewarnai kaligrafi.
Diy kartu ucapan, menyiapkan kartu lebaran untuk teman-teman sekolah.
2. 'Wisata' Buku dan Cerita
Membaca buku adalah cara terbaik untuk membuat waktu terasa berjalan lebih cepat. Orang tua bisa membacakan kisah-kisah nabi atau buku dongeng petualangan yang memicu imajinasi anak. Dunia imajinasi yang kuat akan membuat mereka lupa sejenak dengan kondisi perutnya.
3. Melibatkan Anak dalam Persiapan Buka Puasa
Melibatkan anak di dapur ternyata sangat efektif, lho! Berikan tugas-tugas ringan yang membuat mereka merasa bangga, seperti Menata meja makan. Memasukkan es batu ke dalam gelas.
Pastikan mereka tidak perlu mencicipi masakan agar godaan tidak semakin besar.
4. Tidur Siang yang Teratur
Tidur siang bukan sekadar istirahat, tapi juga cara efektif untuk menghemat energi. Ajak anak tidur siang setelah salat Dzuhur agar mereka bangun dalam kondisi yang lebih segar saat mendekati waktu Asar.
Pesan Penting untuk Orang Tua
Meski ingin melatih kedisiplinan, orang tua diingatkan untuk tetap fleksibel. Jika anak terlihat sangat lemas, pucat, atau mulai rewel berlebihan, jangan ragu untuk memperbolehkan mereka berbuka (puasa setengah hari atau puasa bedug).
Apresiasi adalah kunci. Jangan lupa memberikan pujian atau hadiah kecil di akhir hari atas usaha mereka menahan haus dan lapar, sekecil apa pun durasinya.