Ampon Bang ke 'Masjid Giok' Promosikan Wisata Religi

  • 12 Jun 2025 19:40 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Anggota Komisi VII DPR RI Drs HT Zulkarnaini membawa tim dari Kementerian Pariwisata RI melihat langsung Masjid Giok atau Masjid Agung Baitul A'la, di Suka Makmue, Nagan Raya, Provinsi Aceh, Kamis (12/6/2025). Kunjungan ini untuk memperkenalkan objek wisata religi Masjid Giok secara langsung untuk dipromosikan bersama kepada wisatawan mancanegara.

"Kami sengaja menghadirkan langsung bapak dari Kemenpar ini, untuk kita perkenalkan Masjid Giok, begini bentuknya sehingga dapat dipromosikan kepada wisatawan mancanegera," ujar Ampo Bang.

Hadir langsung bersama Ampon Bang yakni, Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kemenpar RI, Vicky Apriansyah. Rombongan juga menyempatkan sholat ashar berjamaah di Masjid kebangaan masyarakat barat selatan Aceh ini.

Anggota Komisi VII DPR RI Drs HT Zulkarnaini membawa tim dari Kementerian Pariwisata RI melihat langsung Masjid Giok atau Masjid Agung Baitul A'la, di Suka Makmue, Nagan Raya, Provinsi Aceh, Kamis (12/6/2025). Foto RRI/ Anwar Yunus

Masjid dengan perpaduan arsitektur Asia Timur ini merupakan tonggak sejarah dimasa H T Zulkarnaini menjabat 14 tahun sebagai Bupati Nagan Raya, kemudian diresmikan tahun 2022. Konstruksi bangunan tersebut saat ini sudah hampir rampung 100 persen, setiap saat dipadati wisatwan lokal untuk berbagai keperluan.

Ampon Bang, bercerita bagaimana sejarah dibangunnya Masjid Giok ini sehingga viral. Karena hampir semua konstruksi dalam bangunan seperti lantai dan dinding dilapisi batu giok yang merupakan bahan baku lokal daerah setempat.

"Kita berharap RRI sebagai lembaga penyiaran publik, konsen untuk mempromosikan wisata, termasuk Masjid Giok ini. Dari Kementerian pastinya kita harapkan dukungan untuk pengembangannya sehingga benar-benar objek wisata ini mendunia," tegas Ampon Bang.

Sementara itu Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Vicky Apriansyah, menyampaikan kagum dengan arsitektur Masjid Giok ini. Potensi ini bisa saja dikembangkan melalui promosi lewat jejaring media sosial yang dikelola Kemenpar RI.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Vicky Apriansyah. Foto RRI/ Anwar Yunus

"Potensinya ada, mungkin ini satu-satunya Masjid terbuat dari Batu Giok. Melalui nararasi story telling dan media kita siap membantu promosikan," ujar Vicky.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa ada hal lain perlu dukungan, terutama dari masyarakat dan pemerintah daerah. Terutama menjaga kebersihan, keindahan terawat dan penyediaan pendukung pariwisata lainnya.

"Kita juga mengandeng media-media, termasuk kita harapkan peran RRI mengambil bagian untuk promosi pariwisata di daerah ke tingkat nasional bahkan dunia," katanya menambahkan.

Rekomendasi Berita