Fakta Unik Yang Jarang Diketahui Seputar Ballon d'Or

  • 29 Agt 2025 12:38 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Gelaran penghargaan bagi pesepak bola terbaik di dunia, Ballon d'Or akan dilaksanakan pada Senin (22/9/2025) mendatang. Terdapat 30 nama pemain yang sudah diumumkan masuk ke dalam nominasi tahun 2025 ini.

Paris Saint-Germain sebagai juara bertahan Champions League menyumbangkan pemain paling banyak pada daftar calon pemenang Ballon d'Or. Selain itu, terdapat nama-nama dari tim lain seperti Barcelona, Liverpool, hingga Real Madrid.

Pada tahun lalu, gelandang andalan Manchester City, Rodri berhasil merengkuh penghargaan Ballon d'Or setelah unggul atas bintang Real Madrid, Vinicius Junior yang menempati peringkat kedua.

Tentunya, banyak orang yang sudah mengetahui sejarah maupun daftar pemenang Ballon d'Or dari masa ke masa. Meski begitu, masih terdapat beberapa fakta yang jarang diketahui seputar ajang penghargaan tahunan tersebut.

Inilah 5 fakta menarik terkait Ballon d'Or sepanjang terselenggaranya ajang prestisius ini. Mulai dari pemain tertua hingga bek satu-satunya yang berhasil juara dalam dua edisi, Ballon d'Or menyimpan banyak cerita dari sudut pandang berbeda.

Pada tahun 1956, gelandang asal Blackpool Stanley Matthews berhasil merengkuh penghargaan Ballon d'Or. Kala itu, ia sudah berusia 41 tahun dan menjadikannya pemain tertua yang memenangkan gelar tersebut.

Stanley Matthews sendiri melanjutkan kariernya di skena sepak bola profesional hingga umur 50 tahun. Setelah pensiun, ia memutuskan untuk meninggalkan Inggris dan menjadi menjadi pelatih klub sepak bola amatir.

Atas dedikasinya, ia dikenang oleh Blackpool serta para fansnya bak seorang pahlawan. Bahkan Final Piala FA tahun 1953 dikenal sebagai "Final Matthews" setelah ia membantu Blackpool menang dari ketertinggalan skor 3-1.

Kegemilangan Paul Scholes bersama Manchester United membawanya masuk ke dalam nominasi Ballon d'Or pada 5 edisi berbeda, yaitu tahun 2000, 2001, 2003, 2004, dan terakhir 2007.

Walau terbilang sukses bersama Setan Merah, Scholes tidak pernah jadi pemenang dalam ajang pemain terbaik yang diselenggarakan oleh France Football tersebut. Prestasi terbaiknya bahkan hanya menduduki peringkat ke-14 Ballon d'Or.

Sepanjang kariernya, gelandang yang kini berusia 50 tahun tersebut memenangkan total 25 trofi selama berseragam Setan Merah. Ia membantu MU jadi juara Premier League pada 11 musim berbeda dan rengkuh 2 trofi Champions League.

Sejak pertama kali diadakan pada tahun 1956, hanya ada satu perajin yang dipercaya untuk mengerjakan pembuatan Ballon d'Or tiap tahunnya. Mereka adalah perajin asal Prancis, Mellerio.

Keluarga Mellerio merupakan perajin emas yang berasal dari Italia. Mereka kemudian pindah ke Prancis pada tahun 1515 dengan harapan mengembangkan produk dan penjualan.

Dalam pengerjaannya, satu trofi Ballon d'Or butuh lebih dari 100 jam untuk bisa diselesaikan, dengan proses terumit yang dilakukan adalah menghasilkan bentuk bola bulat sempurna.

Sepanjang sejarah, hanya terdapat tiga pemain bertahan yang mampu meraih penghargaan Ballon d'Or, yaitu Franz Beckenbauer, Matthias Sammer, dan Fabio Cannavaro.

Dari ketiga nama tersebut, hanya Franz Beckenbauer lah yang merasakan mengangkat trofi Ballon d'Or pada dua edisi berbeda. Bek andalan Tim Nasional Jerman Barat tersebut memenangi penghargaan tersebut pada tahun 1972 dan 1976.

Legenda hidup Bayern Munchen tersebut adalah satu dari sedikit pemain yang berhasil meraih gelar Piala Dunia, Piala Euro, dan juga Ballon d'Or. Raihan ini menjadikannya salah satu pemain terbaik yang diakui banyak orang.

Bintang asal Argentina, Lionel Messi adalah satu-satunya pemain dalam sejarah sepak bola yang memenangi penghargaan Ballon d'Or pada 3 dekade berbeda.

Ia pertama kali meraih gelar prestisius tersebut pada tahun 2009. Selanjutnya Messi kembali memenangi Ballon d'Or pada 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, dan terakhir pada 2023.

Torehan 8 trofinya menjadikan Messi adalah pemain dengan gelar Ballon d'Or terbanyak sepanjang masa. Ia berada di atas rival abadinya, Cristiano Ronaldo yang telah merengkuh 5 piala.

Rekomendasi Berita