Tips Merawat Laptop Agar Tetap Awet

  • 25 Jul 2025 13:23 WIB
  •  Nias Selatan

KBRN, Nias Selatan: Untuk menjaga agar laptop kesayangan Anda tetap awet dan beperforma optimal, serangkaian perawatan yang tepat perlu diterapkan secara konsisten.Di era digital yang serba cepat, laptop telah menjadi perangkat andalan bagi banyak kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para profesional.

Fungsinya yang krusial untuk menunjang produktivitas, kreativitas, dan hiburan menuntut performa yang prima. Namun, tak jarang pengguna mengabaikan pentingnya perawatan rutin, yang berakibat pada penurunan kinerja hingga kerusakan dini.

Feriwan Hura, pegawai teknisi RRI mengatakan, perawatan fisik merupakan garda terdepan dalam menjaga keawetan laptop. Sentuhan dan lingkungan fisik secara langsung memengaruhi komponen-komponen vital di dalamnya.

Menurutnya, debu dan kotoran adalah musuh utama laptop. Untuk itu laptop harus selalu dibersihkan secara rutin agar laptop menjadi awet dipakai.

"Bersihkan bodi, layar, dan sela-sela keyboard secara rutin menggunakan kain mikrofiber yang lembut dan kuas kecil. Untuk ventilasi udara, gunakan penyemprot udara bertekanan (compressed air) untuk menghilangkan debu yang dapat menyumbat dan menyebabkan panas berlebih (overheating)," ujarnya, Jumat (25/7/2025).

Tumpahan cairan, bahkan dalam jumlah sedikit, dapat menyebabkan korsleting pada komponen internal yang berujung pada kerusakan fatal. Remahan makanan pun dapat mengundang serangga dan merusak mekanisme tombol keyboard.

Selain itu, jangan pernah menggunakan laptop di atas permukaan yang empuk seperti kasur, bantal, atau sofa karena hal ini dapat menghalangi lubang ventilasi di bagian bawah laptop, memerangkap panas dan memicu overheating. Selalu gunakan laptop di atas permukaan yang keras dan rata, seperti meja serta pertimbangkan penggunaan cooling pad untuk membantu pendinginan saat menjalankan tugas berat.

"Hal terpenting untuk memastikan laptop agar tetap awet yakni dengan merawat komponen laptop dan rutin membersihkan hardware. Pastikan software tetap update dan cache aplikasi tidak memenuhi penyimpanan dan selanjutnya pastikan tingkat kesehatan baterai laptop tidak terjadi masalah."

Feriwan menambahkan, kesehatan perangkat lunak sama pentingnya dengan perangkat keras. Sistem yang bersih dan teroptimasi akan membuat kinerja laptop lebih cepat dan stabil.

Lindungi laptop dari ancaman virus, malware, dan spyware dengan menginstal program antivirus yang tepercaya. Pastikan antivirus selalu diperbarui dan lakukan pemindaian sistem secara berkala untuk membersihkan dari ancaman yang ada.

Pembaruan Sistem Operasi (seperti Windows atau macOS) dan aplikasi seringkali membawa perbaikan keamanan, penambalan bug, dan peningkatan performa. Untuk itu aktifkan pembaruan otomatis atau periksa secara manual untuk memastikan semua perangkat lunak dalam kondisi mutakhir.

Hapus aplikasi yang tidak lagi digunakan dan pindahkan data-data lama yang jarang diakses ke penyimpanan eksternal atau cloud. Ruang penyimpanan yang terlalu penuh dapat memperlambat kinerja sistem secara signifikan.

Kemudian hal penting lainnya, tegas Feriwan, adalah kesehatan baterai laptop. Baterai merupakan salah satu komponen yang paling terasa penurunannya seiring waktu.

Dengan kebiasaan yang benar, usia pakainya dapat diperpanjang. Oleh karena itu, perlu mengenali sifat baterai laptop, baterai lithium-ion modern, yang tidak menyukai kondisi ekstrem.

Sebaiknya, colokkan pengisi daya saat daya baterai berada di sekitar 20-30% dan cabut saat sudah mencapai 80-90%. Membiarkan baterai hingga 0% atau terus-menerus mengisi hingga 100% dapat mempercepat degradasi sel baterai.

Selalu utamakan penggunaan charger bawaan atau yang memiliki spesifikasi voltase dan ampere yang sama persis dengan aslinya. Pengisi daya yang tidak sesuai dapat merusak baterai dan bahkan komponen motherboard dan hindari penggunaan laptop mencapai suhu yang tinggi.

Rekomendasi Berita