Diagnosis Cepat dan Tepat Dapat Menurunkan Kasus DBD

  • 24 Mar 2025 16:59 WIB
  •  Nias Selatan

KBRN, Nias Selatan: Dalam memaksimalkan Penanganan kasus Demam Berdarah (DBD) tergantung pada kecepatan dalam hal diganosis penyakit dengan tepat kepada pasien DBD agar segera dirujuk di faskes terdekat ataupun RSUD setempat.

Penyebab utama penyakit demam berdarah adalah virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Adapun tanda gejala yang perlu diwaspadai pada penyakit DBD yakni suhu tubuh mengalami kenaikan signifikan, memiliki ruam bintik merah pada kulit, mual dan muntah serta pendarahan spontan yang terjadi seperti pendarahan pada gusi, hidung atau kulit.

Hal tersebut disampaikan oleh dr. K. Fanny, MS.c., Sp.A (Spesialis Anak) melaui siaran RRI pada porgram tanya dokter.

Dikatakannya, untuk kasus DBD pada orang dewasa, penanganannya jauh lebih mudah dibadingkan pada anak-anak yang terjangkit DBD, karena orang dewasa mampu mandiri untuk berupaya sembuh, sedangkan anak-anak sangat mengharapkan intervensi atau pendampingan dari orang tua untuk kesembuhan merekanya mulai dari memperhatikan waktu makan, minum, istrahat dan konsumsi obat sesuai anjuran dokter.

"Untuk para orang tua ketika anak demam, jangan langsung panik, berikan obat penurun demam terlebih dahulu, jika tidak ada perubahan yang signifikan, maka disarankan untuk bawa ke faskes terdekat ataupun RSUD terdekat untuk melakukan pemeriksaan dan perawatan," ujarnya, Senin (24/3/2025).

dr. K. Fanny menambahkan, untuk langkag medis dalam penanganan anak demam biasanya melewati beberapa tahap, mulai dari penimbangan berat badan sebagai dasar untuk menentukan setiap dosis obat atau cairan yang diberikan kepada anak, kemudian melakukan pemeriksaan fisik, dilanjutkan dengan pemeriksaan Laboratorium, jika dari hasil lab didiagnosis gejala DBD maka diharuskan untuk rawat inap sedangkan jika demam biasa maka boleh dilakukan rawat jalan.

Diakhir keterangannya, Ia berharap kepada seluruh masyarakat dalam mencegah penyakit DBD, perlunya perhatian dan kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan, baik kebersihan diri, rumah dan lingkungan sekitar serta berupaya memberantas nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus melalui hal yang sederhana dengan menerapkan 3 M yakni, Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat penampungan Air dan Mendaur ulang atau Mengubur benda-benda bekas yang dapat menampung air hujan.

Rekomendasi Berita