Viganella Desa yang Menciptakan Mataharinya Sendiri
- 17 Feb 2026 01:01 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Viganella adalah sebuah desa yang terdapat di dasar lembah yang ada di Piedmont, Provinsi Verbano-Cusio-Ossola, Italia. Hampir sepanjang tahun, desa ini tidak pernah disinari oleh matahari seperti wilayah lainnya di dunia.
Viganella terkenal karena tidak mendapatkan sinar matahari langsung selama sekitar 83 hari (11 November - 2 Februari) setiap musim dingin akibat tertutup bayangan gunung. Pada saat musim dingin datang, masyarakat Viganella bisa merasakan dingin yang luar biasa.
Giacomo Bonzani, Arsitek Yang Mencoba Membuatkan Matahari Untuk Viganella.
Untuk mengatasinya, warga memasang cermin raksasa berukuran 8x5 meter di lereng gunung pada 2006. Cermin ini diprogram secara komputer untuk melacak pergerakan matahari dan memantulkan cahayanya ke alun-alun desa, menciptakan "Matahari Buatan" yang menerangi wilayah tersebut selama kurang lebih 6 jam sehari. Inovasi ini mengubah Viganella menjadi desa yang "Merebut Kembali" matahari dan kini menjadi daya tarik unik.
Baca Juga: Dubrovnik, Mutiara Laut Adriatic dari Kroasia
Ide cemerlang tersebut pertama kali muncul dari kepala Giacomo Bonzani, seorang Arsitek. Banyak kalangan yang membatah ide sang arsitek karena dinilai mustahil. Namun, Giacomo telah memuktikannya dengan mewujudkan semua yang ada di kepalanya tersebut.
Tidak hanya masyarakat Viganella saja yang bisa merasakan dampak dari sinar matahari tersebut, tapi juga para wisatawan yang penasaran atas ide kreatif ini.
Selain berfungsi menyinari desa, ternyata matahari buatan juga sudah menjadi destinasi wisata. Pengunjung yang datang tidak hanya dari Italia saja, tapi juga dari mancanegara. Lembah ini memiliki pemandangan yang sangat cantik lengkap dengan hawanya yang sejuk. (Sumber: Anehdunia.com)