Menjahit Luka Kehilangan, Resensi Buku "Dunia setelah Ayah Tiada"
- 27 Feb 2026 13:21 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kehilangan sosok ayah seringkali menjadi titik balik paling sunyi dalam hidup seseorang. Realita pahit inilah yang dibedah secara jujur oleh Shodiq.elhamba dalam buku terbarunya, Dunia Setelah Ayah Tiada. Diterbitkan oleh Madani Kreatif Publisher pada Desember 2025, buku ini hadir sebagai kompas bagi mereka yang tengah tersesat dalam labirin duka.
Melalui untaian kata yang puitis namun lugas, Shodiq memotret bagaimana dunia seketika berubah warna ketika pilar utama keluarga itu runtuh. Ini bukan sekadar memoar kesedihan, melainkan sebuah panduan untuk bertahan hidup di tengah kekosongan.
Menghadapi Fase Kehilangan
Dalam buku ini, penulis membagi perjalanan emosional setelah ditinggal ayah ke dalam beberapa narasi penting:
Runtuhnya Langit Pelindung: Menggambarkan syok dan disorientasi yang dialami anak ketika kehilangan sosok yang selama ini menjadi tempat bersandar.
Perubahan Peran yang Mendadak: Membahas realita praktis tentang bagaimana dinamika keluarga berubah, di mana anak seringkali harus memikul tanggung jawab yang ditinggalkan sang ayah.
Duka yang Tidak Pernah Benar-benar Pergi: Penulis menekankan bahwa duka tidak untuk dihilangkan, melainkan untuk diajak berdamai dan dijadikan bagian dari pertumbuhan diri.
Refleksi Spiritual dan Kedewasaan
Salah satu kekuatan utama buku ini adalah pendekatan spiritual yang ditawarkan oleh Shodiq.elhamba. Ia mengajak pembaca untuk melihat kematian bukan sebagai akhir dari hubungan, melainkan transformasi cara mencintai—dari kehadiran fisik menjadi untaian doa dan pelestarian nilai-nilai yang diajarkan sang ayah.
"Dunia memang tidak lagi sama tanpa Ayah, namun cahaya yang ia tinggalkan dalam jiwa kita adalah lentera yang tidak akan pernah padam." — Shodiq.elhamba
Gaya Bahasa dan Visual
Madani Kreatif Publisher mengemas buku ini dengan tata letak yang memberi ruang bagi pembaca untuk bernapas. Gaya bahasa Shodiq yang sangat personal membuat pembaca merasa sedang bercermin atau berbincang dengan seorang kawan lama yang memahami rasa sakit yang sama.
Menemukan Makna di Balik Ketidakhadiran
Dunia Setelah Ayah Tiada adalah sebuah ajakan untuk berani bersedih namun tetap teguh untuk melangkah. Buku ini menjadi pengingat penting bahwa meski satu babak hidup telah tertutup dengan kepergian ayah, kisah hidup sang anak harus terus berlanjut dengan membawa warisan kebaikan yang ditinggalkannya.