Mengulik "Hati yang Kuat" Karya Devi Ardiyanti

  • 27 Feb 2026 13:40 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Di tengah gempuran ketidakpastian zaman, ketangguhan mental menjadi aset paling berharga yang bisa dimiliki seseorang. Premis inilah yang menjadi fondasi utama buku terbaru karya Devi Ardiyanti, Hati yang Kuat.

Diluncurkan oleh Araska Publisher pada pertengahan September 2025, buku ini muncul sebagai panduan praktis sekaligus reflektif bagi mereka yang ingin membangun "benteng" di dalam diri. Buku ini tidak menjanjikan hidup bebas masalah, melainkan menawarkan cara pandang baru dalam menghadapi setiap badai yang datang.

Membangun Benteng dari Dalam

Devi Ardiyanti menekankan bahwa hati yang kuat bukanlah hati yang tidak pernah terluka, melainkan hati yang mampu sembuh dan tumbuh dari luka tersebut. Beberapa poin krusial yang dibedah dalam buku ini meliputi:

  • Penerimaan sebagai Awal Kekuatan: Mengakui kerentanan diri bukan sebagai kelemahan, melainkan sebagai langkah pertama menuju keberanian.

  • Manajemen Ekspektasi: Bagaimana kekecewaan sering kali bersumber dari harapan yang tidak realistis terhadap dunia dan orang lain.

  • Self-Healing Mandiri: Teknik-teknik sederhana untuk memproses emosi negatif tanpa harus bergantung sepenuhnya pada faktor eksternal.

Strategi Psikologis dan Spiritual

Diterbitkan oleh Araska Publisher, buku ini menonjol karena keseimbangannya dalam menggunakan pendekatan psikologi populer dan nilai-nilai spiritualitas yang relevan dengan masyarakat Indonesia. Devi mengajak pembaca untuk melakukan "diet emosi"—memilah mana hal yang patut dipikirkan dan mana yang harus dilepaskan.

https://gayahidup.rri.co.id/nunukan/hiburan/2216058/catatan-at-penyambungsenja-tentang-titik-nadir-manusia#google_vignette

"Hati yang kuat tidak tercipta di perairan yang tenang, ia ditempa oleh ombak yang paling keras dan badai yang paling dingin." — Devi Ardiyanti

Struktur dan Gaya Bahasa

Buku ini disusun dengan bab-bab pendek yang to-the-point, memudahkan pembaca yang sibuk untuk menyerap intisarinya dalam waktu singkat. Gaya bahasa Devi yang empatik namun tegas membuat pembaca merasa sedang dibimbing oleh seorang mentor yang memahami rasa sakit mereka, namun tetap mendorong mereka untuk segera bangkit.

Menjadi Tuan bagi Emosi Sendiri

Hati yang Kuat adalah sebuah manifesto tentang kedaulatan diri. Buku ini menjadi pengingat penting bahwa meski kita tidak bisa mengendalikan apa yang terjadi di luar sana, kita memiliki kendali penuh atas bagaimana hati kita meresponsnya. Ini adalah bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin mengubah rasa lelah menjadi energi untuk melangkah lebih jauh.

Rekomendasi Berita