Cerita Dibalik Sepatu Hak Tinggi yang Awalnya Dibuat untuk Pria
- 22 Feb 2026 18:33 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Dulunya Sepatu Hak Tinggi itu bukan untuk Wanita tapi untuk Pria. Pria zaman dahulu pakai Heels biar terlihat lebih tinggi, keren, dan berkuasa. Sekarang kita biasa liat Heels buat Perempuan, tapi dulunya Heels merupakan symbol status Pria di Eropa, semakin tinggi Haknya, semakin kaya, berpengaruh, dan dihormati orang itu.
Heels pertama muncul di Abad ke-10 di Persia, awalnya dipakai Pria pemburu dan Penunggang Kuda supaya kaki lebih mantap menempel di setir kuda. Heels itu juga membuat Pria terlihat lebih gagah di atas Kuda. Kemudian gaya ini dibawa ke Eropa dan dipopulerkan oleh Raja dan Bangsawan Pria.
Tren Ini Menyebar Ke Eropa Pada Abad Ke-17 Sebagai Simbol Status Sosial Tinggi Bagi Bangsawan Pria, Seperti Raja Louis XIV.
Di Istana, Heels bukan Cuma fashion tapi symbol kekuatan dan status sosial. Raja Louis XIV dari Prancis terkenal sekali dengan Heels merah tinggi sekitar 7-8 Centimeter, alasannnya supaya terlihat lebih tinggi dari Tamu-tamu lainnya, dan menegaskan posisinya sebagai Raja yang berkuasa.
Baca Juga: Udang Kliner Krustasea Penjaga Kebersihan Lingkungan
Hebatnya, Heels Pria ini sampai ada warna khusus, seperti Merah untuk membedakan status dan gaya di Istana, Heels Pria sempat popular sampai Abad ke-18. Tapi perlahan fashion mulai berpindah ke Wanita, dan Pria berhenti pakai Heels secara Resmi.
Sekarang, kalau Pria pakai Heels biasanya untuk keperluan Fashion Statement, Runway, atau Tampil Beda. Jadi, siapa sangka sejarah Heels ternyata dimulai dari Pria biar lebih tinggi dan berkuasa. (Sumber: Realmenrealstyle.com)