5 Trik Jitu Small Talk Biar Sukses Networking
- 26 Feb 2026 01:39 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Jago presentasi di kantor tapi mendadak canggung ketika harus berinteraksi dengan orang asing dalam acara networking? Gagal basa-basi atau small talk ternyata bisa berakhir pada gagalnya proses networking. Agar hal ini tidak terjadi pada Anda, berikut 5 trik jitu supaya percakapan small talk Anda terasa lebih mengalir dan bisa sukses membangun jejaring yang Anda impikan!
Membicarakan Topik yang Relevan
Berhenti mengawali pembicaraan dengan ‘cuaca hari ini cerah, ya!’ coba dengan menyatakan atau menanyakan sesuatu yang sesuai keadaan sekarang atau yang sedang terjadi saat ini. Apapun yang tengah Anda dan orang tersebut rasakan atau alami bersama supaya terasa ada koneksi dalam komunikasi Anda. Misalnya, ketika berada di halte dan sedang menunggu bus datang, Anda bisa membuka pembicaraan dengan ‘wah sepertinya bus hari ini agak terlambat, ya’.
Metode FORD (Family, Occupation, Recreation, Dreams)
Bagi Anda yang pertama kali mencoba berbasa-basi atau small talk memang tak menutup kemungkinan bahwa Anda akan stuck atau bingung mencari topik pembicaraan yang aman dan netral untuk memulai pembicaraan. Maka dari itu, untuk mencegah hal tersebut terjadi, Anda bisa memakai metode FORD (Family, Occupation, Recreation, Dreams) atau topik keluarga, pekerjaan, kegiatan dikala senggang dan juga soal impian. Keuntungan dari menggunakan metode ini adalah lawan bicara Anda besar kemungkinan akan berbicara panjang lebar dan obrolan pun bisa lebih mengalir.
Selalu Perhatikan Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh adalah hal paling jujur yang bisa Anda lihat dari seseorang. Mulai dari tatapan, suara, gerak tubuh, mimik wajah dan postur tubuh lawan bicara Anda. Ketika berbicara, selalu perhatikan sekecil apapun reaksi mereka terhadap topik pembicaraan. Dari reaksi itu, Anda bisa tahu apakah harus berhenti atau menanyakan pertanyaan lanjutan dan membiarkan perbincangan terus berlangsung.
Awkward Silence? Move On Saja!
Tak perlu panik kalau perbincangan Anda berakhir dengan suasana awkward silence atau istilah mudahnya keheningan canggung. Awkward silence itu bukan berarti selalu diartikan sebagai hal buruk, bisa jadi lawan bicara Anda memang sedang mencerna informasi yang Anda bicarakan sebelumnya. Bila Anda masih ingin melanjutkan perbincangan, Anda bisa mencoba menanyakan ulang topik sebelumnya. Misalnya, ‘Tadi Anda bilang suka masak ya? Ada resep yang baru-baru ini Anda coba?’.
Jadi Pendengar yang Baik
Jadi sosok yang bisa memulai pembicaraan memang bagus, tapi jangan lupa bahwa Anda perlu menjadi pendengar yang baik untuk membuat pembicaraan terus mengalir tanpa henti. Sebab dengan mendengarkan Anda akan membangun ikatan batin dengan lawan bicara Anda. Sehingga membuat ia merasa didengarkan dan satu frekuensi dengan Anda. Latihan small talk atau basa-basi ini bisa Anda mulai dengan mengajak bicara orang asing yang berada disekitarmu dalam waktu singkat beberapa menit saja.
(Sumber: Science of people dan Psychology Today)