CompTIA Network+: "SIM Internasional" untuk Profesional IT
- 27 Feb 2026 12:25 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Pernahkah Anda membayangkan apa yang terjadi jika dalam satu hari saja seluruh koneksi internet di dunia terputus? Tidak ada WhatsApp, tidak ada Netflix, tidak ada sosial media dan layanan yang menggunakan jaringan internet. Kita sering menikmati kemudahan dunia digital, namun kita jarang mengenal siapa sosok di balik layar yang memastikan jaringan internet yang kita gunakan tidak mengalami gangguan.
Di dunia IT, ada sebuah sertifikat yang harus dipegang oleh Profesional IT agar dapat diakui secara global, sertifikat tersebut adalah CompTIA Network+.
CompTIA Network+ (Computing Technology Industry Association) merupakan sebuah sertifikat internasional yang membuktikan bahwa seseorang memiliki keahlian dalam merancang, mengelola, dan memperbaiki jaringan komputer.
CompTIA Network+ mengajarkan konsep dasar jaringan secara umum. Hasilnya, pemilik sertifikat CompTIA Network+ paham mengelola jaringan terlepas dari apapun merek perangkat yang digunakan.
Mengapa sertifikat ini penting bagi pProfesional IT?
Jawabannya adalah karena dunia saat ini sudah berdiri diatas jaringan yang terhubung satu sama lain. Dari perusahaan skala kecil, perbankan, dan pemerintahan, sehingga semuanya butuh ahli jaringan yang kompeten dalam mengelola jaringan.
Apa saja tugas Profesional IT tersebut?
Mungkin kamu berpikir hanya sekedar memperbaiki internet, Wi-Fi, dan memperbaiki printer. Namun, tidak hanya sebatas itu, Profesional IT memiliki pengetahuan yang lebih luas, seperti Mendesain Jalur Digital, yaitu bagaimana komputer A bisa terhubung ke komputer B, dan bagaimana negara A bisa terhubung ke negara B melalui jaringan internet tanpa mengalami hambatan. Profesional IT tersebut juga harus memastikan bahwa jaringan internet yang digunakan tidak bisa ditembus oleh penjahat untuk mencuri aset atau data perusahaan.
CompTIA Network+ sangat diimpikan oleh Profesional IT karena dapat diibaratkan seperti golden ticket untuk mendapatkan kepercayaan dari perusahaan atau instansi. Tanpa orang-orang ahli, jaringan yang digunakan oleh perusahaan atau instansi bisa menjadi sangat rapuh, sehingga mudah diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab