Bahaya Komplikasi Campak pada Anak

  • 09 Mar 2026 21:15 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit campak karena dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak. Jika tidak ditangani dengan baik, campak dapat berkembang menjadi penyakit berat bahkan menyebabkan kematian

Kementerian Kesehatan Mengatakan Penyakit campak yang paling dikhawatirkan adalah komplikasinya yaitu pada anak - anak dengan kondisi gizi kurang, campak berpotensi memicu berbagai komplikasi berat yang dapat membahayakan Kesehatan anak tersebut.

Komplikasi yang dapat terjadi antara lain diare berat, pneumonia atau radang paru-paru, radang otak, hingga infeksi pada selaput mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Kondisi tersebut membuat penyakit campak tidak boleh dianggap sebagai penyakit ringan pada anak.

Secara umum, gejala campak ditandai dengan demam, batuk, pilek, dan mata berair. Setelah beberapa hari, biasanya muncul bintik-bintik kemerahan pada kulit yang menjadi tanda khas penyakit tersebut.

Penyakit campak disebabkan oleh virus yang sangat mudah menular. Penularannya dapat terjadi melalui droplet atau percikan ludah saat penderita batuk, bersin, berbicara, maupun melalui cairan hidung.

Kementerian Kesehatan juga mencatat bahwa cakupan imunisasi sempat menurun dalam beberapa tahun terakhir akibat pandemi COVID-19. Kondisi tersebut menyebabkan banyak anak tidak mendapatkan imunisasi rutin sehingga meningkatkan risiko munculnya kasus campak di berbagai daerah.

Untuk mencegah penularan dan komplikasi campak, pemerintah mengimbau masyarakat agar memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Imunisasi menjadi langkah paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit campak dan mencegah dampak yang lebih serius.(Sumber.Kemenkes)

Rekomendasi Berita