Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi saat Berpuasa
- 12 Mar 2026 11:19 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan : Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan mulut dan gigi selama menjalankan ibadah puasa. Perubahan pola makan dan waktu konsumsi makanan saat bulan Ramadan dapat memengaruhi kondisi kesehatan gigi dan mulut apabila tidak diimbangi dengan perawatan yang baik.
Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa selama berpuasa produksi air liur cenderung berkurang. Kondisi ini dapat menyebabkan mulut terasa kering dan meningkatkan risiko bau mulut serta pertumbuhan bakteri di dalam rongga mulut.
Untuk mencegah hal tersebut, masyarakat dianjurkan tetap rutin menyikat gigi minimal dua kali sehari. Waktu yang disarankan yaitu setelah sahur dan sebelum tidur malam. Menyikat gigi secara teratur dapat membantu membersihkan sisa makanan yang berpotensi menyebabkan plak dan kerusakan gigi.
Selain menyikat gigi, penggunaan benang gigi atau dental floss juga dapat membantu membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Langkah ini penting untuk mencegah penumpukan sisa makanan yang dapat memicu bau mulut maupun penyakit gusi.
Kementerian Kesehatan juga menyarankan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih saat sahur dan berbuka puasa. Asupan cairan yang cukup dapat membantu menjaga kelembapan mulut serta mendukung produksi air liur secara optimal.
Selain itu, masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis serta lengket saat berbuka puasa. Jenis makanan tersebut berisiko menempel lebih lama pada gigi dan dapat meningkatkan potensi terjadinya gigi berlubang.
Dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut serta menerapkan pola makan yang sehat selama Ramadan, masyarakat diharapkan tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut.(Sumber.Kemenkes)