Refleksi Hari Musik Nasional: Dari Sumpah Pemuda hingga Pemersatu Bangsa
- 09 Mar 2026 11:09 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Indonesia kembali memperingati Hari Musik Nasional pada 9 Maret 2026, sebuah momentum untuk menghargai kontribusi musik dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Penetapan hari ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2013 yang juga bertepatan dengan hari kelahiran komponis besar Indonesia, Wage Rudolf Supratman.
Hari Musik Nasional menjadi pengingat bahwa musik memiliki peran penting dalam membangun identitas bangsa sekaligus memperkuat persatuan. Lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang diciptakan oleh W.R. Supratman pertama kali diperdengarkan secara publik pada tahun 1928 dalam peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda.
Menurut data dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Indonesia memiliki ribuan karya musik tradisional yang tersebar di berbagai daerah. Bahkan lebih dari 1.300 kelompok etnik di Indonesia memiliki kekayaan alat musik dan tradisi musikal yang berbeda-beda.
Musik juga menjadi sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang di tanah air. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan subsektor musik termasuk dalam industri kreatif yang berkontribusi pada ekonomi nasional bersama film dan seni pertunjukan.
Perkembangan teknologi digital turut mendorong pertumbuhan industri musik dalam beberapa tahun terakhir. Platform streaming membuat karya musisi Indonesia dapat diakses oleh jutaan pendengar dengan lebih mudah, bahkan menjangkau pasar internasional.
Momentum Hari Musik Nasional juga sering dimanfaatkan untuk mengadakan konser, festival, serta edukasi musik di berbagai daerah. Kegiatan ini tidak hanya menghibur masyarakat tetapi juga mendorong generasi muda untuk mengenal dan melestarikan musik Indonesia.
Dengan memperingati Hari Musik Nasional setiap 9 Maret, masyarakat diharapkan semakin menghargai karya para musisi dan kekayaan musik nusantara. Musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana ekspresi budaya yang mampu menyatukan masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang.