Hiperinflasi Game Growtopia Picu Gelombang Player Pensiun
- 04 Feb 2026 08:37 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang – Fenomena hiperinflasi kini tengah melanda ekonomi virtual dalam game populer bernama Growtopia. Lonjakan harga item langka terjadi secara tidak terkendali selama beberapa bulan terakhir.
Kondisi ekonomi yang tidak stabil ini mulai memicu keresahan besar bagi komunitas. Banyak pemain memutuskan untuk berhenti bermain secara massal sejak awal tahun 2023.
Penurunan jumlah pemain aktif ini berdampak buruk pada interaksi sosial antar pengguna. Ekosistem game menjadi sepi karena para veteran meninggalkan aset digital milik mereka.
Masalah inflasi ini dipicu oleh serangan bot otomatis. Jutaan akun ilegal membanjiri server untuk memproduksi mata uang secara tidak sah.
Aktivitas bot ini memicu jumlah World Lock beredar menjadi tidak terkendali lagi. Nilai mata uang tersebut merosot tajam dibandingkan dengan harga barang-barang langka.
Para pengguna merasa kecewa karena progres permainan mereka menjadi sia-sia secara finansial. Mereka memilih untuk mencari platform hiburan lain yang memiliki ekonomi lebih stabil.
Ubisoft sebagai developer game tersebut perlu mengambil tindakan tegas guna menahan arus kepergian para pemain. Sistem game baru sangat dibutuhkan untuk memperbaiki sistem perdagangan yang saat ini rusak.
Harapan besar muncul agar nilai barang virtual kembali normal pada tahun 2026 ini. Stabilitas ekonomi menjadi kunci utama untuk mengembalikan minat bermain komunitas lama.