Perjalanan Panjang Bus Sebagai Moda Transportasi di Indonesia
- 08 Mar 2026 13:23 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Transportasi bus pertama kali hadir di Indonesia pada awal tahun 1912 di masa penjajahan kolonial pemerintah Belanda. Perusahaan pengangkutan pertama bernama Pengangkutan Djawatan Automobil atau lebih dikenal dengan nama singkat PDA.
Bus pertama yang dioperasikan adalah jenis "auto tram" buatan Belanda dengan rute perjalanan antara kota Bandung dan kawasan wisata Lembang. Pada tahun 1932, perusahaan bus swasta pertama bernama Aneka Motor didirikan juga di kota Bandung Jawa Barat.
Setelah kemerdekaan tahun 1945, beberapa perusahaan bus swasta lainnya mulai bermunculan di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Perusahaan Otobus Aneka Djaja didirikan di Surabaya tahun 1946 dan PO Haryanto berdiri di Solo pada tahun yang sama.
Pada tahun 1971 pemerintah mengambil alih sebagian besar perusahaan bus swasta untuk membentuk perusahaan milik negara bernama PERUM DAMRI. DAMRI kemudian berkembang menjadi salah satu operator bus terbesar yang melayani rute antar kota dan bandara.
Memasuki dekade tahun 1970 hingga 1990 menjadi masa keemasan angkutan bus antar kota dengan banyaknya PO baru yang berdiri dan berkembang. Perusahaan bus legendaris seperti Sinar Jaya, Kramat Djati dan Rosalia Indah mulai dikenal serta disukai oleh masyarakat luas.
Data dari Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan jumlah bus setiap tahunnya mencapai angka 4,18 persen dengan perkembangan yang positif dan stabil. Pada tahun 2023 jumlah bus yang beroperasi di Indonesia telah mencapai angka sebanyak 272.806 unit.
Sementara, Kementerian Perindustrian mencatat penjualan bus nasional secara wholesale naik 140 persen menjadi 6.227 unit pada tahun 2023. Penjualan secara retail juga tumbuh signifikan sebanyak 59 persen menjadi jumlah sebanyak 5.369 unit dalam waktu yang sama.
Sampai dengan bulan Agustus tahun 2024, total jumlah bus yang tercatat di Indonesia mencapai angka sebanyak 285.957 unit sesuai data Korlantas Polri. Jika ditambah penjualan baru hingga Oktober maka total jumlahnya telah mencapai lebih dari 287 ribu unit yang tersebar di seluruh negeri.
Pada September 2024, PO Juragan 99 Trans meraih rekor MURI sebagai yang pertama memiliki bus double decker full sleeper di Indonesia. Banyak karoseri lokal juga mulai memproduksi berbagai jenis body bus mulai dari normal deck hingga super high decker.