73 Persen Sampah Padang Masih Berakhir di TPA
- 03 Mar 2026 12:07 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mencatat sebanyak 73 persen sampah di Kota Padang masih berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Aia Dingin. Sementara itu, baru 27 persen sampah yang berhasil diolah melalui berbagai skema pengurangan dan pemanfaatan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Fadelan Fitra Masta mengatakan kondisi tersebut masih jauh dari target nasional. Sebab, pemerintah menargetkan hanya 30 persen sampah yang masuk ke TPA dan 70 persen wajib diolah.
Menurut Fadelan, upaya pengurangan sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni rumah tangga. Dengan pemilahan sampah sejak dari rumah menjadi kunci agar proses pengolahan berjalan optimal.
"Kami mendorong masyarakat untuk melakukan pengomposan sampah organik secara mandiri. Selain itu, warga juga diminta menyerahkan sampah anorganik ke Lembaga Pengelola Sampah (LPS) dan bank sampah untuk diproses lebih lanjut," ucapnya, Selasa, 3 Maret 2026.
Fadelan menjelaskan sampah yang sudah tercampur akan sulit dipilah kembali dan berdampak pada rendahnya tingkat daur ulang. Untuk itu, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat disiplin memisahkan sampah organik, anorganik, residu, dan bahan berbahaya beracun (B3).
"DLH Kota Padang juga menyiapkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Refuse Derived Fuel (RDF). Fasilitas tersebut dirancang untuk mengolah sampah residu menjadi bahan bakar alternatif pengganti batubara," katanya.
Kepala DLH Padang, Fadelan Fitra Masta mengingatkan keberhasilan pengurangan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, namun juga partisipasi aktif warga. Diharapkan masyarakat mulai hari ini memilah sampah dari rumah, untuk menekan volume sampah yang masuk ke TPA.