Awal Tahun, Kunjungan Wisman ke Sumbar Menurun
- 06 Mar 2026 12:33 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Awal tahun 2026, kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sebanyak 6.106 orang. Badan Pusat Stastistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar) jumlah kunjungan ini mengalami penurunan 13,77 persen jika dibandingkan dengan Desember 2025 yang berjumlah 7.081 kunjungan.
Kepala BPS Sumbar, Nurul Hasanudin mengungkapkan, Wisman yang tercatat paling banyak datang ke ranah minang pada Januari 2026 yakni asal negara Malaysia sebanyak 4.881 orang, Singapura 104 orang, Australia 101 orang, Tiongkok 48 orang dan Polandia 41 orang. “Dari 10 besar kedatangan, wisman asal Singapura tercatat mengalami penurunan terdalam pada Januari 2026 dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yakni sebesar 67,09 persen,” katanya, Jumat, 6 Maret 2026.
Nurul Hasanudin menjelaskan, kondisi pariwisata pada awal tahun juga tercermin dari tingkat penghunian kamar hotel yang pada Januari 2026 dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang sebesar 39,05 persen. “Angka ini turun 8,18 poin dibandingkan Januari 2025 dan turun 4,39 poin dibandingkan Desember 2025,” ujarnya.
Bila dilihat menurut klasifikasi bintang, penurunan TPK terjadi pada seluruh kategori hotel bintang dengan penurunan TPK terdalam tercatat pada hotel bintang 3, yaitu turun sebesar 10,11 poin. Sementara itu, hotel bintang 4, hotel bintang 1, dan hotel bintang 2 masing-masing mengalami penurunan TPK sebesar 4,09 poin, 2,60 poin, dan 0,98 poin.
“TPK tertinggi periode Januari 2026 tercatat pada hotel bintang 3 yang mencapai 48,34 persen, diikuti hotel bintang 4 sebesar 42,44 persen, dan hotel bintang 2 sebesar 36,19 persen. Sementara itu, TPK terendah terdapat pada hotel bintang 1, yaitu sebesar 21,38 persen,” kata Nurul.
Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya mencapai 14,40 persen. Menurutnya, angka ini turun tipis sebesar 0,35 poin secara bulanan dan turun cukup dalam sebesar 3,75 poin secara tahunan.
Nurul menambahkan, Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing dan Indonesia pada hotel berbintang pada Januari 2026 selama 1,21 malam atau menurun sebesar 0,03 malam jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 1,24 malam. Sementara RLMT asing pada Januari 2026 tercatat 1,39 malam, naik sebesar 0,02 malam dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 1,37 malam.
“Untuk RLMT Indonesia pada Januari 2026 tercatat 1,20 malam. Angka ini turun sebesar 0,04 malam jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, menandakan okupansi kamar hotel sejalan dengan penurunan lama menginap tamu hotel,” ujarnya.