Dua Siswa Sekolah Rakyat Palangka Raya Mengundurkan Diri

  • 14 Agt 2025 13:14 WIB
  •  Palangkaraya
Video

KBRN, Palangka Raya : Sebanyak 75 calon siswa sekolah rakyat jenjang SD, sesuai dengan hasil dari pendataan akhir pihak Dinas Sosial Kota Palangka Raya dan tujuh calon siswa masuk dalam cadangan, apabila ada diantara 75 siswa tersebut mengundurkan diri.

‎Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, kepada RRI usai kegiatan sosialisasi dan pendataan akhir siswa sekolah rakyat Palangka Raya di Rumah Jabatan Wali Kota, Selasa (12/8/2025), menerangkan bahwa, dari 75 calon siswa ini, terdapat dua orang mengundurkan diri dengan alasan orangtua belum siap melepas anaknya tinggal di asrama. Sehingga dua orang cadangan dimasukan dalam daftar 75 siswa sekolah rakyat.

‎Kepala Dinas Sosial, Riduan, sangat menyayangkan hal tersebut dan berharap masyarakat atau orangtua, bisa memanfaatkan program sekolah rakyat ini karena merupakan kesempatan untuk menyekolahkan anaknya tanpa dipungut biaya sepeserpun.

‎Riduan menambahkan, bahwa calon siswa yang bersekolah di sekolah rakyat 100 persen biaya hidup ditanggung oleh pemerintah dan ijazah yang didapatkan sama dengan sekolah pada umumnya, hanya yang membedakan, sekolah ini dikhususkan untuk warga tidak mampu.‎

‎"Nah ada dua orang. Cadangannya kan 10 persen. Berarti kan cadangan ada 7 orang dari 75 ada hitungannya. Jadi yang mundur masih ada cadangan lagi," katanya.

‎Riduan juga ingin menyampaikan pesan kepada orang tua atau wali murid dari peserta sekolah rakyat, melalui sosialisasi ini terkait hak dan kewajiban anak dan orang tua serta pemerintah berkaitan dengan program baik tersebut.

Rekomendasi Berita