Warisan Budaya Menjadi Fondasi Masa Depan Generasi Muda
- 21 Feb 2026 12:57 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Di tengah arus modernisasi yang kian kencang, isu mengenai identitas budaya ternyata masih menjadi sorotan penting bagi generasi muda. Salah satunya datang dari Gihon, anak muda berprestasi yang dikenal aktif mengikuti ajang pemilihan duta daerah di Kalimantan Tengah. Ia merupakan sosok pemuda berprestasi yang aktif membagikan perspektifnya mengenai pemuda,bahasa dan budaya.
Dedikasinya terbukti melalui beberapa prestasi gemilang yang pernah diraih salah satunya menjadi Terbaik 3 Duta Bahasa Kalimantan Tengah 2023. Pengalaman tersebut berhasil mengubah pandangan hidupnya secara mendalam sehingga memicunya untuk aktif mengikuti berbagai seleksi duta lainnya.
Kemudian ia terpilih sebagai Duta Intelegensia dalam ajang Duta Tambun Bungai 2023, serta menyandang gelar Putra Pariwisata Berbakat Kota Palangka Raya 2024.
Dalam dialog budaya di RRI Pro 4 Palangkaraya, Gihon menyampaikan pandangannya tentang identitas bangsa. Gihon menekankan bahwa identitas nasional bermula dari pemahaman mendalam terhadap tradisi dan budaya sendiri. Ia berpendapat bahwa tanpa adanya pengenalan terhadap asal-usul, seorang pemuda akan kehilangan arah dalam menjalani kehidupan di masa depan.
"Tanpa sebuah identitas, kita tidak akan pernah bisa mengenal bangsa kita sendiri. Kalau kata orang, kenalilah tradisi mu dan kenalilah budayamu, agar kamu tahu seperti apa kamu akan hidup nantinya" ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.
Lebih lanjut, Gihon memberikan pesan mendalam kepada rekan-rekan generasinya di Bumi Tambun Bungai. Ia mengingatkan bahwa warisan leluhur, adalah identitas yang harus dijaga dengan rasa bangga karena memiliki keunikan di mata dunia.
"Untuk seluruh generasi muda di Kalimantan Tengah, saya berpesan agar jangan pernah kita abai terhadap warisan leluhur kita. Karena seperti yang kita ketahui bersama, apa yang diwariskan secara turun-temurun itu adalah bentuk nyata dari identitas dan jati diri kita sebagai putra-putri daerah" ucapnya.
Melalui prestasi dan suaranya, Gihon berharap semakin banyak anak muda yang bangga mengenakan atribut budaya, mempelajari bahasa daerah, dan menjaga tradisi Kalimantan Tengah agar tetap hidup dan relevan di masa depan.
Langkah nyata yang ditunjukkan Gihon memberi membuktikan bahwa mencintai budaya lokal bisa berjalan beriringan dengan prestasi modern. Ia berharap semangat ini menular kepada lebih banyak anak muda untuk terus mengeksplorasi dan mempromosikan kekayaan budaya khususnya di Kalimantan Tengah.