Karungut Selalu Hadir Meriahkan Pasar Ramadan Yos Sudarso

  • 05 Mar 2026 19:42 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kesenian tradisional karungut selalu menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Pasar Ramadan Jalan Yos Sudarso tepatnya di depan TVRI Kalteng, Kota Palangka Raya. Alunan syair karungut yang khas sering ditampilkan untuk menghibur masyarakat yang datang berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.

Karungut merupakan kesenian lisan masyarakat Dayak Kalimantan Tengah yang disampaikan melalui syair yang dilagukan, biasanya berisi pesan moral, motivasi, serta cerita kehidupan masyarakat. Kehadiran kesenian ini di tengah keramaian pasar Ramadan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melestarikan budaya lokal.

Salah satu pengarungut yang tampil di Pasar Ramadan Yos Sudarso Titik Surya mengatakan, dirinya merasa senang dapat kembali membawakan kesenian karungut di tengah masyarakat selama bulan Ramadan. Menurutnya, kehadiran karungut di pasar Ramadan bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk melestarikan budaya daerah. Kamis 5 Maret 2026.

“Kami berharap kesenian karungut terus diberi ruang dalam berbagai kegiatan masyarakat, agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya daerah Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Setiap sore, pengunjung yang memadati lapak-lapak pedagang terlihat menikmati pertunjukan karungut sambil menunggu waktu berbuka. Suasana pasar pun terasa lebih hidup karena perpaduan antara aktivitas jual beli, aroma kuliner Ramadan, serta alunan syair tradisional yang menggema di area pasar.

Pasar Ramadan sendiri merupakan agenda rutin yang digelar pemerintah kota di beberapa titik, salah satunya di kawasan Jalan Yos Sudarso. Kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner Ramadan, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi para pelaku UMKM dan pedagang kecil.

Dengan hadirnya karungut di tengah pasar Ramadan, masyarakat tidak hanya menikmati hidangan berbuka, tetapi juga disuguhkan kekayaan seni budaya daerah. Hal ini sekaligus menjadi upaya menjaga agar kesenian tradisional tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

Rekomendasi Berita