Terapi Mindfulness Bantu Pasien Lebih Tenang dan Rileks

  • 08 Mar 2026 15:51 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Terapi mindfulness menjadi salah satu terapi komplementer yang semakin populer di dunia medis. Seperti terapi komplementer lainnya, mindfulness merupakan terapi pendukung yang membantu proses pemulihan pasien dari berbagai penyakit.

Perawat Holistik Rumah Sakit Permata Hati Palangka Raya, Santo Petrus Junjung, mengatakan sebelum terapi dilakukan, tenaga kesehatan terlebih dahulu melakukan pengkajian terhadap pasien. Pengkajian tersebut berkaitan dengan kondisi kesehatan dan diagnosa yang dialami pasien sebelum menentukan langkah terapi yang tepat.

"Mulai dari misalkan kita dari awal kita melakukan pengkajian, kita sudah tahu kondisi pasiennya seperti apa, habis itu diagnosa yang ditemukan apa, setelah itu rencana serta tindakan terapi yang akan dilakukan," katanya saat mengisi program Indonesia Sehat di Pro 1 RRI Palangka Raya, Jumat, 6 Maret 2026.

Junjung menambahkan, melalui terapi mindfulness pasien diajak untuk menyadari dan merasakan apa yang sedang terjadi dalam pikiran maupun tubuh. Proses tersebut membantu pasien menemukan ketenangan, sehingga suasana hati dan kondisi mental menjadi lebih damai.

"Tidak sekadar membayangkan tapi rasakan dan jadikan nyata di dalam pikiran, di dalam tubuh. Pasien merasa lebih nyaman, merasa lebih rileks, merasa lebih tenang, suasana hati dan jiwa terasa damai, Itu yang kita harapkan," katanya.

Dalam praktiknya, pasien dibimbing untuk fokus pada pernapasan serta merasakan setiap sensasi yang terjadi pada tubuh. Pendekatan ini bertujuan membantu tubuh menjadi lebih rileks dan pikiran lebih tenang selama proses terapi berlangsung.

Terapi mindfulness juga tidak hanya diperuntukkan bagi pasien yang mengalami penyakit fisik. Masyarakat yang merasa lelah secara mental, memiliki pikiran yang penuh tekanan, atau membutuhkan relaksasi juga dapat memanfaatkan terapi ini sebagai upaya menjaga kesehatan mental.

Rekomendasi Berita