Es Campur atau Es Teler, Mana Primadona Berbuka Puasa?

  • 27 Feb 2026 15:02 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Perburuan minuman segar meningkat ketika terik matahari menyengat, terutama di kawasan Pasar Ramadan. Di antara deretan minuman dingin yang tersusun rapi di meja para pedagang, dua minuman nyaris tak pernah absen dan selalu menjadi incaran, yaitu es campur dan es teler.

Sekilas, keduanya tampak serupa, sama-sama manis, dingin, dan menggugah selera. Namun bagi sebagian warga, pilihan tidak pernah benar-benar netral.

Ada alasan tersendiri mengapa seseorang menjatuhkan pilihan pada salah satunya ketika dahaga tak lagi tertahankan. Es campur dikenal dengan isian yang beragam dan berwarna-warni.

Dalam satu mangkuk es campur, tersaji kolang-kaling kenyal, cincau hitam, tape singkong, potongan roti tawar, hingga jelly yang berpadu dalam siraman sirup merah coco pandan dan susu kental manis. Sensasi manis dan segar berpadu dengan tekstur yang berlapis, menghadirkan pengalaman rasa yang berbeda di setiap sendokan.

Sementara itu, es teler menawarkan karakter yang lebih lembut dan creamy. Irisan alpukat mentega, nangka matang beraroma harum, serta kelapa muda menjadi komposisi utama.

Kuah susu atau santan yang kental menyatukan potongan buah dalam rasa manis yang lebih dominan dan legit. Kombinasi alpukat dan nangka menjadi daya tarik utama bagi penikmat cita rasa buah yang kuat.

Menjelang waktu berbuka, kedua minuman ini sama-sama menjadi pilihan untuk melepas dahaga. Di tengah suhu udara yang terasa semakin panas dalam beberapa waktu terakhir, es campur dan es teler tetap mempertahankan tempatnya sebagai primadona takjil, menghadirkan kesegaran yang dinanti setelah seharian berpuasa.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita